Minggu, 26 Mei 2024
29 C
Semarang

Upaya Konservasi Air Lewat Festival Ili-ili

Berita Terkait

Festival ili-ili (jatengprov.go.id)

PORTALJATENG.ID — Berikut ulasna mengenai Festival ili-ili secara resmi telah dibuka di Demangan, Ngadirejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Kamis (17/11/2022).

Adapun Festival ili-ili yang merupakan salah satu rangkaian Hari Jadi ke-188 Kabupaten Temanggung tersebut digelar untuk memaknai pentingnya air bagi kehidupan.

Festival ili-ili diselenggarakan atas kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari Kementerian Desa, Pemerintah Daerah, kemitraan, juga dari berbagai macam komunitas.

Seperti diketahui Festival ili-ili akan berlangsung hingga Sabtu (19/11/2022) mendatang, dengan lokasi di berbagai titik di Kecamatan Ngadirejo.

Melansir jatengprov.go.id, di hari pertama, kegiatan diawali dengan pameran foto hasil dari lomba foto jurnalis, dilanjutkan jelajah desa, sarasehan madya, pemutaran film dan di malam harinya akan ada pertunjukan sendratari Babad Alas Giripurno, di Lapangan Pringsewu, Desa Giripurno.

Darmo Ywanto, Ketua Pelaksana Kegiatan menyampaikan, Festival Ili-ili diawali keprihatinan atas kondisi alam yang semakin menurun. Hal ini ditandai dengan menurunnya debit mata air di berbagai sumber mata air.

Diungkapkannya, berdasarkan data dari PDAM Kabupaten Temanggung, pada tahun 2019 debit air di umbul Jumprit sekitar 70 liter/detik, akan tetapi saat ini turun menjadi 40 liter/detik.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi, antara lain tanaman yang mulai berkurang. Tidak hanya di Jumprit, penurunan debit mata air juga terjadi di sumber mata air lain. Untuk itu diperlukan gerakan konservasi untuk menjaga kondisi alam yang semakin menurun.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru