Kamis, 23 Mei 2024
33 C
Semarang

Kabupaten Magelang Siap Wujudkan Pemilu Demokratis, Damai dan Bermartabat

Berita Terkait

MUNGKID – Kabupaten Magelang siap mewujudkan Pemilu yang damai, demokratis dan bermartabat. Untuk itu, setiap pemangku kepentingan harus mengawal seluruh rangkaian tahapan penyelenggaraan Pemilu dengan baik.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Magelang Adi Waryanto pada acara Forum Grup Discussion (FGD) yang mengangkat tema ‘Sinergitas Dan Antisipasi Potensi Kerawanan Tahapan Pemilu Serentak 2024’ di ballroom Hotel Artos Magelang, Kamis (30/11/2023).

Adi Waryanto mengatakan, perlu dilakukan deteksi dan cegah dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang dapat mengganggu pelaksanaan perhelatan pesta demokrasi ini.

Menurutnya, dengan soliditas dan sinergisitas antar pemangku kepentingan yang terbentuk, diharapkan dapat menjadi katrol penyemangat dalam memelihara stabilitas politik dalam negeri dan kesatuan bangsa di daerah.

“Pengawasan yang kuat disertai dengan penerapan sanksi yang tegas menjadi kunci untuk memastikan terlaksananya netralitas dalam Pemilu, mari bersama-sama kita wujudkan sinergitas yang kuat dan berkesinambungan dalam upaya menciptakan pemilu yang demokratis, damai dan bermartabat,” harapnya.

Adi berharap, kegiatan FGD ini bisa menjadi momentum guna mewaspadai dan mengatisipasi munculnya konflik di tengah-tengah masyarakat, mengingat masa kampanye Pemilu ini hanya 75 hari dan relatif lebih pendek.

Sementara Kepala Kesbangpol Kabupaten Magelang, M Taufik dalam laporannya menyampaikan, FGD ini digelar untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi pimpinan daerah dan stakeholder terkait yang akan dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di bidang kewaspadaan dini di daerah, sebagai upaya memelihara kondusivitas yang aman dan damai dalam masyarakat.

“Tujuan utama dari kegiatan tersebut untuk menyelaraskan tindakan dan tujuan dalam pelaksanaan penyelesaian permasalahan di daerah dengan mengedepankan upaya deteksi dini, cegah dini dan penanganan dini,” terangnya.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru