Minggu, 26 Mei 2024
26 C
Semarang

Mengenal Jadug Trimulyo Ainul Amri, Caleg DPR RI Nomor Urut 2 Dapil Jateng 2

Berita Terkait

JEPARA | PORTALJATENG.ID — Pemilihan Legislatif (Pileg) kian dekat. Figur-figur muda juga bermunculan untuk ikut serta berpartisipasi dalam pesta demokrasi pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang.

Salah satunya adalah Jadug Trimulyo Ainul Amri, Caleg DPR RI nomor urut 2 Dapil Jepara, Kudus dan Demak dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Ia merupakan sosok pengusaha muda milenial asal Jepara yang siap berjuang membawa perbaikan bagi masyarakat Jawa Tengah.

Pria lulusan S1 Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang itu merupakan seorang pengusaha muda yang terbilang sukses. Bahkan ia pun mendapatkan rekor MURI dari Museum Rekor Dunia-Indonesia sebagai Komisaris Utama termuda perusahaan Tbk.

Dimana, pria kelahiran Jepara 22 April 1996 memimpin di perusahaan yang bergerak di bidang Waralaba yang melantai di Bursa Efek Indonesia.

Jadug, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa dirinya maju sebagai caleg DPR RI, karena ingin mengabdikan dirinya untuk bisa lebih bermanfaat bagi banyak orang. Salah satu misi utama yang dibawanya adalah untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat khususnya Jateng.

Hal itulah yang menjadi pegangan untuk tetap konsisten dalam meraih kesuksesannya sejak duduk di bangku kuliah.

“Di pikiran saya adalah jika saya malas malasan waktu kuliah dulu, maka otomatis saya membiarkan masyarakat di desa atau disekitar saya makin menderita,” katanya, Kamis (14/12/23) di Pecangaan, Jepara.

Dari Organisasi Menuju Masyarakat Ideal

Jadug sendiri semasa kuliah tidak hanya aktif di dunia wirausaha, tercatat Jadug pernah menjabat sebagai Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNDIP tahun 2017.

Tidak hanya itu, ia juga terjalin dalam organisasi kemasyarakatan ternama, dan setidaknya telah berpartisipasi dalam dua forum internasional, di markas besar PBB, New York, Amerika Serikat dan Saint Petersburg, Rusia.

“Dulu saya saat masih mahasiswa jarang tidur, karena harus membagi waktu dengan berbagai kegiatan sekaligus cari uang untuk bayar kuliah,” ujarnya.

Ia menjelaskan jika pencapaiannya sekarang tidak lepas dari pengalaman organisasi yang telah ia lalui. Menurutnya organisasi membentuk mental pantang menyerah dan problem solving.

Jadug memberikan saran kepada pemuda zaman sekarang agar tidak hanya belajar lewat sekolah ataupun kuliah saja, namun juga bisa aktif berorganisasi.

Pasalnya, di perkuliahan hanya diberikan teori mengenai tatanan masyarakat ideal saja. Sehingga banyak mahasiswa yang terjun di masyarakat mengalami kegagapan karena tidak sesuai apa yang diajarkan selama di kelas.

“Di kelas, kita hanya diajarkan teori saja. Beda dengan realita sosial. Dan diorganisasi kita dapat mempraktekan sebelum terjun ke masyarakat,” pungkasnya. (PJ5)

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru