Rabu, 29 Mei 2024
29 C
Semarang

Berdayakan Pasar Tradisional di Semarang, Penerus Negeri Jawa Tengah Cetak Dua Digital Agency

Berita Terkait

PORTALJATENG.ID – Penerus Negeri Jawa Tengah bekerja sama erat dengan BEM Universitas Diponegoro dan Yayasan Djokonugroho mengumumkan keberhasilan kompetisi content branding yang bertujuan untuk membentuk digital agency anak muda dengan dampak positif bagi masyarakat.

Dalam langkah progresif ini, Penerus Negeri Jawa Tengah membentuk dua digital agency untuk memberikan eksposur digital kepada pasar tradisional di Kota Semarang dengan fokus utama pada media sosial.

Penerus Negeri Jawa Tengah melihat bahwa sektor industri ekonomi kreatif di Indonesia saat ini telah membuka peluang baru dan menjadi magnet bagi anak muda yang ingin berkontribusi di dalamnya.

Dengan melihat peluang ini, Penerus Negeri Jawa Tengah melangkah lebih jauh untuk membantu pasar tradisional dalam memasuki era digital. Pasar Johar dan Pasar Kota Semarang menjadi fokus proyek pertama ini.

Menurut Alfreno Kautsar Ramadhan, Co-Founder Inspire IDN & Penerus Negeri, ekonomi kreatif menjadi kunci bagi anak muda untuk membantu mencapai Indonesia Emas 2024. Dia percaya bahwa anak muda mampu berperan signifikan.

“Saya percaya bahwa anak muda memiliki peran signifikan untuk mencapai cita-cita ini. Semua harus termotivasi untuk menjadi pelaku di industri yang mereka cintai. Ekonomi kreatif adalah wadah ideal untuk anak muda; sebuah industri yang mempromosikan kreativitas dan ide,” ujarnya salam seminar di UNDIP Semarang, Selasa (27/12/2023).

Dalam upaya membantu pasar tradisional menjadi lebih dikenal dan meningkatkan omset pedagang lokal, Penerus Negeri Jawa Tengah telah membentuk dua digital agency untuk Pasar Johar dan Pasar Peterongan. Dia optimis ini berdampak positif seperti halnya pasar tradisional di Jepang.

“Lihat saja Jepang, pasar Tsukiji telah menjadi destinasi wisata untuk turis. Indonesia harus mengikuti jejak ini. Semua ini bergantung pada branding,” ungkap Alfreno.

Sementara Pendiri Yayasan Djokonugroho, Bama Djokonugroho mengaku bahwa pihaknya akan mendukung anak muda dan memberikan sistem dukungan yang baik. Menurutnya, anak muda merupakan aset penting yang dimiliki bangsa Indonesia.

“Yayasan kami berdiri untuk menjadi katalisator, mengajak masyarakat untuk berdiri dan turut serta dalam mendidik generasi muda Indonesia. Ini adalah langkah menuju solusi jangka panjang untuk berbagai permasalahan bangsa saat ini,” ujarnya.

Dengan dukungan dari BEM UNDIP, Yayasan Djokonugroho, dan Penerus Negeri Jawa Tengah, dua agency di Kota Semarang ini diharapkan dapat melahirkan agency lain yang memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

“Ini menjadi awalan untuk terciptanya ratusan agency pemuda di Jawa Tengah yang dapat berdampak langsung kepada perekonomian masyarakat. Mari kita bersama-sama memotivasi anak muda menjadi pelaku utama dalam mewujudkan masa depan gemilang bagi tanah air kita,” ungkap Bama Djokonugroho. (PJ07)

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru