Menu ✖

Mode Gelap

Hadiri Deklarasi Pemilu Damai MUI, Kapolri Tekankan Persatuan dan Kesatuan

17 Jan 2024 · 09:21 WIB ·


					Hadiri Deklarasi Pemilu Damai MUI, Kapolri Tekankan Persatuan dan Kesatuan Perbesar

PORTALJATENG.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri acara Deklarasi Pemilu Damai dan Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Majelis Agama digelar di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (16/1/2024).

“Kegiatan ini diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan tema Mengawal Pemilu Damai, Jujur, Adil dan Bermartabat yang dihadiri oleh Tokoh Ormas Islam dan Tokoh Lintas Agama,” tulis Kapolri melalui akun instagramnya @listyosigitprabowo dilansirdari PMJ News, Rabu (17/1/2024).

Kapolri menegaskan, TNI-Polri bersama stakeholder terkait dan seluruh elemen bangsa bersedia berkomitmen untuk memperkuat sinergisitas demi menjaga semangat persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai.

“Pada kesempatan ini juga digelar Deklarasi Pemilu Damai, Jujur, Adil dan Bermartabat oleh seluruh peserta silaturahim. Untuk itu TNI-Polri bersama stakeholder terkait serta segenap elemen bangsa siap berkomitmen memperkuat sinergisitas,” tuturnya.

“Guna menjaga semangat persatuan kesatuan dalam wujudkan Pemilu 2024 yang aman dan damai sehingga terwujud Visi Indonesia Emas 2045 sebagai cita-cita kita bersama,” sambungnya.

Dalam deklarasi tersebut, sejumlah tokoh perwakilan dari ormas Islam, majelis-majelis agama, KPU, Bawaslu, TNI serta Polri turut membacakan deklarasi yang dikomandoi Kiai Anwar.

Deklarasi Pemilu Damai ini memuat 7 poin utama di dalamnya yaitu:

  1. Berkomitmen untuk menjaga dan mengawal proses demokrasi, sesuai tahapan Pemilu 2024 agar berjalan dengan aman, damai, jujur, adil dan bermartabat.
  2. Mengajak semua komponen bangsa untuk berpartisipasi aktif mendukung dan menyukseskan pelaksanaan Pemilu 2024.
  3. Mengajak seluruh Warga Negara Indonesia yang memiliki hak pilih untuk menggunakan haknya dengan penuh tanggung jawab.
  4. Mengajak semua pihak untuk ikut aktif melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap setiap tahapan pelaksanaan Pemilu agar berjalan sesuai aturan, berlangsung secara aman, damai, jujur, adil dan bermartabat.
  5. Mengajak semua Pemangku Kepentingan, Paslon, Timses, Parpol dan Elite Politik untuk bersikap sportif dan taat azas dalam berkampanye dengan tidak menjadikan konten agama dan SARA sebagai bahan kampanye negatif dan bahan candaan.
  6. Mendesak seluruh komponen bangsa baik Pemerintah, peserta Pemilu maupun masyarakat untuk menerima hasil Pemilu yang dilaksanakan dengan Netral, jujur, adil dan bermartabat.
  7. Mengajak seluruh komponen bangsa untuk menjadikan Pemilu sebagai pesta demokrasi yang menjunjung perbedaan pilihan, namun tetap menjaga persaudaraan dan persatuan
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Kawal Penanganan Karhutla, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

23 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Kawal Penanganan Karhutla, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

JNE Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Logistik

10 Oktober 2026 - 09:12 WIB

JNE resmi mengantongi sertifikat halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

6 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

5 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

Karhutla Ditindak Tegas, 96 Korporasi dan 196 Orang Diproses Hukum

29 September 2026 - 19:39 WIB

Karhutla Ditindak Tegas, 96 Korporasi dan 196 Orang Diproses Hukum
Trending di Nasional

Tinggalkan Komentar