Jumat, 31 Mei 2024
30 C
Semarang

Bank Raya Dukung Pelaku Usaha di Pujasera Semarang Tingkatkan Penjualan

Berita Terkait

SEMARANG – Sebagai bank digital, Bank Raya memiliki visi  untuk menjadi bank digital utama yang memberikan akses terluas bagi segmen mikro dan kecil di Indonesia. Hal ini terus diwujudkan melalui berbagai inovasi produk perbankan digital baik digital saving maupun digital lending yang mampu membantu mereka untuk mengelola usaha nya dengan lebih baik.

Sejalan dengan semangat tersebut, Bank Raya juga terus mendukung berbagai inisiatif salah satunya dengan memberikan bantuan prasarana yang mendukung peningkatan penjualan para pelaku usaha. Setelah sebelumnya menggandeng komunitas pelaku usaha di Solo dan Malang, kini Bank Raya memberikan bantuan prasarana untuk tempat usaha bagi Komunitas Pujasera Hayam Wuruk Pleburan, Semarang, Jawa Tengah.

Community Branch Leader Bank Raya Semarang, Zulkarnain mengatakan, Community Branch Bank Raya Semarang terus konsisten merangkul berbagai komunitas pelaku usaha karena sejalan dengan semangat perusahaan untuk menjadi partner bertumbuh bagi pelaku usaha di berbagai daerah agar bisnis mereka berkembang lebih baik.

“Karena lokasinya yang dekat dengan kampus, kami melihat bahwa Komunitas Pujasera Hayam Wuruk Pleburan sangat diminati oleh para mahasiswa dan masyarakat sekitar. Sehingga potensi pertumbuhan bisnis mereka sangat baik. Maka, dengan adanya prasarana yang baik, jumlah kunjungan masyarakat untuk berkuliner di Pujasera ini dapat meningkat,” ujar Zulkarnain hari ini Jumat 2 Februari 2024.

Zulkarnain menambahkan bahwa Bank Raya juga aktif mengedukasi para pelaku usaha agar memanfaatkan fitur transaksi non-tunai untuk bertransaksi lebih praktis seperti penggunaan QRIS untuk pembayaran. Fitur QRIS adalah salah satu fitur andalan yang digunakan oleh para nasabah Bank Raya ketika bertransaksi dimanapun.

Fitur QRIS juga terintegrasi dengan fitur Saku Raya, yang dapat digunakan untuk mengelola keuangan dan mengatur kebutuhan transaksi harian. Fitur QRIS juga terintegrasi dengan Saku Bujet, sehingga memudahkan nasabah untuk mengatur keuangan dan pembayaran di outlet apapun lewat Saku Bujet nya.  

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Semarang, sebanyak 60 persen UMKM di Kota Semarang telah melek digital, dari total keseluruhan UMKM yang lebih dari 29 ribu. Sehingga dengan keunggulan yang dimiliki bank digital, para pelaku usaha dapat lebih mudah untuk mengadopsi teknologi agar usaha mereka tetap relevan dan terus meningkat. Mulai dari pengelolaan keuangan hingga transaksi operasional usaha harian mereka.

“Kedepannya Bank Raya akan terus memperluas penetrasi produk-produk perbankan digital kami, hingga menjangkau ke berbagai daerah lainnya, agar semakin banyak nasabah yang memanfaatkan kemudahan transaksi perbankan digital menggunakan Bank Raya untuk pengelolaan keuangannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru