Portal Jateng – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko meminta kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng untuk memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok menjalang lebaran 2024.
Terlebih, kata Heri, momen lebaran kali ini berlangsung dalam kondisi pasca-pemilu serta dalam keadaan cuaca yang ekstrem.
“Pasca-pemilu khususnya, harga kebutuhan pokok melonjak. Lonjakan harga juga dikaitkan dengan lonjakan permintaan dan kurangnya ketersediaan pangan buntut dampak el Nino di sejumlah daerah,” ungkapnya.
Meskipun pemerintah dalam hal ini sudah menjamin ketersediaan kebutuhan pokok, kata Heri, lonjakan harga bahan pokok masih terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Tengah.
Menurut Heri, kenaikan harga selama bulan Ramadhan dan menjelang lebaran selalu terjadi seperti sebuah siklus. Apalagi beberapa waktu lalu, masyarakat sempat dilanda panic buying akibat minimnya pasokan beras dan bahan pokok lainnya.

Oleh sebab itu, Heri mengatakan bahwa para pemangku kepentingan harus konsisten mengkaji dan memastikan kondisi lapangan untuk dapat menemukan solusi yang tidak hanya sesaat, tapi juga berkelanjutan.
“Semua pihak harus berperan aktif dalam menyelesaikan persoalan lonjakan haga bahan pokok ini. Kelancaran distribusi harus dipastikan,” ucapnya.
“Fenomena kenaikan harga bahan pokok saat momen-momen tertentu, terutama jelang lebaran ini, menunjukkan bahwa ada ketimpangan antara pertumbuhan produksi pertanian dengan ekonomi kita,” lanjutnya.
Heri menuturkan, pemerintah dan pihak terkait harus mempersiapkan diri dengan bijaksana, jangan sampai kebijakan di sektor nasional maupun daerah tidak mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri. [Adv-Portal Jateng]



