Kamis, 12 Februari 2026
26 C
Semarang

KAI Wisata Hidupkan Lagi Legenda, Operasikan Kereta Uap Bergigi Terakhir di Asia Tenggara di Ambarawa

Berita Terkait

AMBARAWA – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) secara resmi memperkuat daya tarik Museum Kereta Api Ambarawa dengan mengoperasikan kembali dua kereta wisata legendaris: kereta uap dan diesel. Langkah ini tidak hanya memperkaya destinasi wisata heritage Jawa Tengah tetapi juga menghidupkan kembali sensasi nostalgia perjalanan kereta api zaman kolonial bagi para wisatawan.

Direktur Operasi KAI Wisata, Eko Januardi, menyatakan bahwa kehadiran kedua kereta ini merupakan komitmen perusahaan dalam melestarikan warisan sejarah sekaligus menawarkan pengalaman berwisata yang autentik dan edukatif.

“Museum Kereta Api Ambarawa adalah ikon wisata heritage Indonesia. Keberadaan kereta uap dan diesel ini kami harap dapat memberikan pengalaman berwisata yang autentik, edukatif, dan bernilai sejarah tinggi, baik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” ujar Eko dalam siaran persnya, Kamis (29/08/25).

KAI Wisata menawarkan dua pengalaman perjalanan yang unik:

  1. Kereta Uap Bergigi Rute Ambarawa – Bedono Ini adalah jalur rel bergerigi terakhir yang masih aktif di seluruh Asia Tenggara. Kereta ini ditarik oleh Lokomotif Uap B25 buatan Maschinenfabrik Esslingen, Jerman, pada awal abad ke-20. Perjalanan menawarkan sensasi dramatis menanjak di lereng Gunung Ungaran.
  2. Kereta Uap & Diesel Rute Ambarawa – Tuntang (Pulang-Pergi): Perjalanan sejauh ±6 km ini menawarkan pesona alam yang memukul. Para penumpang akan diajak melintasi hamparan sawah, perbukitan, dan tepian Rawa Pening. Lokomotif Uap B5112 akan menghadirkan suara dan asap khas yang membawa para penumpang seolah kembali ke masa lalu. Sementara, kereta diesel menggunakan rangkaian tua yang telah direstorasi untuk memberikan nuansa era 70-80an dengan kenyamanan yang lebih baik.

Lebih dari Sekadar Wisata, Jadi Destinasi Edukasi Utama

Museum Kereta Api Ambarawa tidak hanya menawarkan perjalanan, tetapi juga berfungsi sebagai pusat edukasi. KAI Wisata menyediakan paket wisata edukatif khusus untuk pelajar dan rombongan. Paket ini dilengkapi dengan pemandu yang akan menjelaskan sejarah lokomotif, teknologi mesin uap, hingga peran strategis Stasiun Ambarawa (dulu Willem I) sebagai stasiun militer sejak 1873.

Info Tiket dan Jadwal Keberangkatan

Layanan kereta wisata ini beroperasi setiap Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Masyarakat dapat membeli tiket secara langsung di loket museum atau melakukan reservasi melalui layanan WhatsApp dan platform digital resmi KAI Wisata.

Harga tiket menyesuaikan jenis layanan dan jumlah rombongan. Bagi kelompok yang menginginkan privasi, juga tersedia paket private charter dengan jadwal yang lebih fleksibel.

Dengan mengutamakan aspek keselamatan, kenyamanan, dan pelestarian budaya, revitalisasi layanan ini diharapkan semakin memperkuat posisi Museum Kereta Api Ambarawa sebagai destinasi wisata sejarah unggulan yang wajib dikunjungi di Jawa Tengah.

“Ini adalah bagian dari strategi kami untuk mendorong pariwisata berbasis heritage dan edukasi. Harapannya, masyarakat tidak hanya berwisata, tetapi juga turut serta melestarikan sejarah dan budaya transportasi Indonesia,” tutup Eko Januardi.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru