Jumat, 13 Februari 2026
29 C
Semarang

Bus Indorent Jakarta-Malang Terguling di Tol Ngawi, Pramugari Muda Tewas

Bus Indorent Terguling di Tol Ngawi, Pramugari 21 Tahun Tewas usai Dirawat

Berita Terkait

NGAWI – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Ngawi, Jawa Timur. Bus Indorent bernomor polisi B 7107 TGE jurusan Jakarta-Malang mengalami kecelakaan tunggal setelah menabrak truk dan terguling ke parit, Rabu (12/2/2026) dini hari. Seorang pramugari berusia 21 tahun tewas dalam insiden ini.

Korban meninggal adalah Naura Rindha Cantika (21), pramugari asal Blitar. Ia mengalami luka berat di bagian kepala dan patah tangan kanan, sempat dirawat di RS Widodo Ngawi, namun akhirnya mengembuskan napas terakhir. Jenazahnya telah dibawa ke RSUD Dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum.

Sebanyak 32 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di RS At Tin Husada serta RS Widodo Ngawi. Satu orang di antaranya masih dalam perawatan intensif, sisanya menjalani rawat jalan.

Kronologi: Diduga Sopir Mengantuk dan Salah Menyalip

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.30-05.00 WIB di KM 566 Tol Ngawi, tepatnya di Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar.

Bus yang dikemudikan Acmad Fajrin Dermawan (35), asal Tegal, melaju dari arah Solo menuju Malang/Surabaya. Diduga sopir mencoba menyalip kendaraan lain dari lajur kiri, manuver yang berbahaya dan tidak lazim, tanpa memperhatikan truk bok B 9503 PXV yang dikemudikan Pujianto (35) asal Batang yang sedang melaju di jalur tersebut.

“Dugaan awal kecelakaan karena sopir bus mengantuk atau kurang hati-hati saat melakukan manuver menyalip,” ujar iPTU Agus Harianto, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi.

Sementara itu AKP Yuliana Plantika, Kasatlantas Polres Ngawi, membenarkan kronologi tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan kondisi kendaraan dan kesiapan sopir saat mengemudi.

Kesaksian: Penumpang Pecahkan Kaca untuk Selamat

Yoyok Suwarno, salah seorang penumpang, menuturkan suasana mencekam pascakecelakaan.

“Saat bus terguling ke parit, suasana di dalam sangat panik. Kami harus keluar dengan cara memecahkan kaca. Kejadiannya cepat, bus mau mendahului bus lain dari lajur kiri, lalu menabrak truk,” katanya.

Evakuasi berlangsung dramatis. Sebagian besar korban luka mengalami cedera di kepala, tangan, dan kaki.

Profil Korban: Pramugari Muda dengan Segudang Tugas

Naura Rindha Cantika (21) adalah pramugari bus Indorent asal Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Ia bertugas memberikan pelayanan premium kepada penumpang selama perjalanan jarak jauh.

Secara umum, pramugari bus AKAP memiliki sejumlah tanggung jawab:

· Pemeriksaan awal: Memastikan fasilitas bus seperti kursi, AC, lampu, toilet, dan audio-video berfungsi baik sebelum keberangkatan.

· Pelayanan perjalanan: Memberikan minuman dan makanan ringan, membantu menyimpan barang bawaan, serta menjawab pertanyaan penumpang.

· Keamanan: Mengingatkan penggunaan sabuk pengaman, memantau kondisi dalam bus, dan memberikan bantuan darurat.

· Administrasi: Mengelola daftar penumpang dan memastikan tidak ada yang salah tujuan.

Naura menjalankan tugasnya hingga napas terakhir. Ia berada di bagian depan kiri bus, posisi yang paling rentan saat tabrakan terjadi.

Kasus kecelakaan ini ditangani oleh unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Dugaan awal sopir mengantuk masih menjadi fokus utama, namun faktor kelalaian saat melakukan manuver menyalip juga tengah didalami. Pihak kepolisian masih melakukan pendataan korban dan mendalami penyebab pasti insiden. Belum ada keterangan resmi mengenai sanksi atau penetapan tersangka.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru