SEMARANG, PortalJateng.id – Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang tidak hanya sibuk dengan kedatangan dan keberangkatan pesawat. Di momen Idul Adha, bandara ini berubah menjadi pusat berbagi.
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Tahun 2026 InJourney Airports Berbagi, bandara menyalurkan 400 paket daging kepada masyarakat sekitar, Rabu (27/5/2026).
Bantuan ini diberikan kepada warga di lingkungan bandara, kaum dhuafa, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan.
General Manager Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, menjelaskan proses pendistribusian.

“Sebanyak 400 paket daging didistribusikan kepada warga di lingkungan sekitar bandara, kaum dhuafa, serta kelompok masyarakat yang membutuhkan lainnya,” ujar Sulistyo Yulianto, dalam rilis resminya Minggu, (31/05/2026).
Pendistribusian dilakukan bersama tiga masjid:
- Masjid Baitussalam yang berlokasi di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang
- Masjid At-Taqwa
- Masjid Al Ikhlas
Daging Layak Konsumsi dan Kemasan Ramah Lingkungan
Sulistyo menambahkan bahwa daging yang didistribusikan telah melalui proses uji kelayakan. Pemeriksaan dilakukan oleh Balai Kekarantinaan Kesehatan.
Tujuannya, menjaga kualitas bahan makanan agar aman dikonsumsi.
Sesuai komitmen perusahaan untuk mengoptimalkan penggunaan material ramah lingkungan, pengemasan daging juga menggunakan kemasan yang dapat didaur ulang. Langkah ini untuk mengurangi penggunaan plastik.
Bandara Hadir untuk Masyarakat

Sulistyo berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang tidak hanya berperan sebagai gerbang transportasi udara. Tetapi juga berkomitmen untuk hadir dan berkontribusi dalam mendukung kesejahteraan sosial masyarakat di sekitar wilayah operasional kami,” pungkas Sulistyo.
Penyaluran bantuan dilakukan secara tertib dan tepat sasaran. Melibatkan berbagai pihak, termasuk perangkat wilayah dan perwakilan masyarakat setempat.
Bandara biasanya identik dengan hiruk-pikuk penumpang, bagasi, dan suara mesin pesawat. Tapi pada Rabu (27/5/2026), suasana berbeda.
Empat ratus paket daging dibagikan. Bukan kepada penumpang, tetapi kepada warga sekitar yang membutuhkan.
Daging itu telah diperiksa kelayakannya. Dikemas dalam wadah ramah lingkungan. Didistribusikan melalui masjid-masjid.
Ini bukan sekadar bantuan. Ini adalah pesan: bahwa bandara hadir tidak hanya untuk melayani penerbangan, tetapi juga untuk berbagi kebahagiaan.
Semoga 400 paket daging itu membawa berkah bagi penerima. Dan semoga semangat berbagi ini terus hidup, tidak hanya saat Idul Adha, tetapi sepanjang tahun.
Karena kebahagiaan sejati adalah ketika apa yang kita miliki bisa dirasakan oleh orang lain.



