Menu ✖

Mode Gelap

Buntut Kasus 9 Guru Brebes, Sekda Jateng Tekankan Integritas dan Pengawasan ASN

5 Jul 2026 · 17:30 WIB ·


					Buntut Kasus 9 Guru Brebes, Sekda Jateng Tekankan Integritas dan Pengawasan ASN Perbesar


MAGELANG
 – Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Tengah, Sumarno, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin, mengingatkan pentingnya menjaga integritas aparatur sipil negara (ASN) menyusul penetapan sembilan guru ASN di Kabupaten Brebes sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan sistem presensi elektronik atau absensi fiktif.

Sumarno mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan akan menunggu putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap (inkrah) sebelum menentukan langkah lebih lanjut dari sisi kepegawaian.

“Aspek hukum itu kan praduga tak bersalah ya, jadi kita tunggu keputusan inkrah dari pengadilan. Tentu saja kita nanti koordinasi dengan Brebes,” kata Sumarno kepada awak media usai mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di Magelang, Minggu, 5 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pemberian sanksi kepegawaian terhadap ASN yang terlibat pelanggaran akan mengikuti hasil proses hukum. Menurutnya, mekanisme penjatuhan hukuman disiplin memiliki tahapan yang harus dilalui melalui tim khusus sebelum diputuskan oleh kepala daerah.

“Nanti dilihat dulu hasil pengadilannya seperti apa. Kalau sanksi kepegawaian itu masuk dalam hukuman disiplin yang memiliki berbagai tingkatan. Akan dikaji oleh tim hukuman disiplin, kemudian kepala daerah yang memberikan sanksi,” ujarnya.

Lebih dari sekadar persoalan administrasi kehadiran, Sumarno menegaskan kasus tersebut menjadi pengingat bahwa integritas merupakan fondasi utama bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas.

Ia mengingatkan, gaji dan tunjangan yang diterima ASN bukan hanya didasarkan pada status kepegawaian maupun kehadiran, tetapi juga harus dibarengi dengan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab secara sungguh-sungguh.

“Saya sering menyampaikan kepada teman-teman ASN bahwa kita mendapat gaji dan tunjangan itu bukan hanya karena memiliki SK atau sekadar hadir. Yang lebih penting adalah aktivitas dan amanah yang harus kita jalankan,” tegasnya.

Untuk mencegah kejadian serupa, Sumarno menilai pengawasan terhadap sistem presensi harus dilakukan secara berlapis. Selain memanfaatkan teknologi, pengawasan dari atasan langsung juga harus berjalan secara optimal.

“Pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan aplikasi. Harus ada cross-check dan pengawasan dari atasan. Di Pemprov Jawa Tengah itu selalu dilakukan saling mengawasi, sehingga tidak hanya bergantung pada sistem,” katanya.

Sebelumnya, Polres Brebes menetapkan sembilan guru ASN di Kabupaten Brebes sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan sistem presensi elektronik.

Kasus tersebut terungkap setelah BKPSDMD Kabupaten Brebes melaporkan adanya dugaan absensi online ilegal yang terdeteksi pada 29-30 April 2026.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Nawal Yasin Dorong Posyandu Jateng Jadi Pusat Layanan Berbagai Persoalan Warga

7 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Nawal Yasin Dorong Posyandu Jateng Jadi Pusat Layanan Berbagai Persoalan Warga

Gouw Ivan Siswanto Terpilih Aklamasi, INTI Jateng Masuki Babak Baru

7 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Gouw Ivan Siswanto Terpilih Aklamasi, INTI Jateng Masuki Babak Baru

Air Tanah Asin, Pemprov Jateng Gandeng Undip Atasi Kekeringan Pati

6 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Air Tanah Asin, Pemprov Jateng Gandeng Undip Atasi Kekeringan Pati

PKK Jateng Salurkan Air Bersih, Nawal Yasin Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

PKK Jateng Salurkan Air Bersih, Nawal Yasin Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

SMKN 1 Adiwerna Tegal Juara Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang

6 Oktober 2026 - 17:33 WIB

SMKN 1 Adiwerna Tegal Juara Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang

KPK Apresiasi Sekolah Berintegritas Jateng, Ahmad Luthfi: Cegah Korupsi Sejak Sekolah

6 Oktober 2026 - 15:09 WIB

KPK Apresiasi Sekolah Berintegritas Jateng, Ahmad Luthfi: Cegah Korupsi Sejak Sekolah
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar