Selasa, 10 Februari 2026
28 C
Semarang

TPK Semarang Tembus 1 Juta TEUs, Buktikan Transformasi Operasional Berbuah Nyata

“Kami bangga dan berharap prestasi ini jadi motivasi untuk terus tingkatkan kualitas layanan"

Berita Terkait

SEMARANG – Terminal Petikemas (TPK) Semarang mencatat sejarah dengan mencapai arus kumulatif 1 juta TEUs (Twenty-foot Equivalent Unit) pada 25 Desember 2025. Ini merupakan milestone pertama sejak terminal beroperasi, sekaligus penanda peningkatan kinerja yang signifikan di tengah dinamika industri logistik.

Sepanjang 2025, TPK Semarang menunjukkan tren pertumbuhan positif dengan kenaikan arus petikemas sekitar 15% dibanding 2024. Terminal juga berhasil meningkatkan produktivitas bongkar muat, efektivitas waktu pelayanan kapal, dan efisiensi penggunaan lapangan (yard occupancy ratio).

Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna, dalam rilis resminya Rabu (07/01/26), menegaskan capaian ini adalah hasil kerja kolektif. “Ini hasil dari transformasi operasional sejak awal 2025, penguatan perencanaan, dan optimalisasi fasilitas. Di tengah tantangan, kami bersyukur kinerja terus bertumbuh,” ujarnya.

Dukungan Stakeholder dan Rencana Pengembangan 2026

Pencapaian ini mendapat apresiasi dari pelaku usaha. Ketua BPD GINSI Jawa Tengah, Budiatmoko, menyebutnya sebagai bukti peningkatan keandalan layanan. “Kami bangga dan berharap prestasi ini jadi motivasi untuk terus tingkatkan kualitas layanan,” katanya.

Untuk mempertahankan momentum, TPK Semarang telah menyiapkan sejumlah program strategis di tahun 2026:

· Penambahan Kapasitas: Peninggian dermaga dan area container yard.
· Modernisasi Peralatan: Penambahan 27 unit Head Truck & Chassis serta 4 unit Quay Container Crane (QCC) baru berkapasitas lebih besar.
· Elektrifikasi: 3 unit Rubber Tyred Gantry (RTG) akan diselesaikan proses elektrifikasi 100%.
· Digitalisasi: Penguatan sistem teknologi informasi dan kompetensi SDM.

Inovasi Layanan: Dari Sistem Booking hingga Area Tunggu

TPK Semarang tak hanya berfokus pada infrastruktur fisik. Sejak 2022, terminal ini telah mengimplementasikan Terminal Booking System (TBS) yang menjadi percontohan di lingkungan pelabuhan. Pada April 2025, Waiting Area khusus pengemudi juga diresmikan sebagai one-stop solution, berhasil mengurangi antrean dan meningkatkan keselamatan serta kenyamanan layanan.

Tantangan dan Komitmen Ke Depan

Meski berprestasi, TPK Semarang tetap menghadapi tantangan seperti fluktuasi volume, kepatuhan pengguna jasa, serta faktor eksternal cuaca dan penurunan tanah. Manajemen mengaku terus melakukan mitigasi melalui perencanaan ketat dan koordinasi lintas instansi.

“Kami berharap TPK Semarang tumbuh menjadi terminal andalan, efisien, dan berdaya saing, seiring pertumbuhan industri di Jawa Tengah,” tambah Sutrisna.

Mencapai 1 juta TEUs adalah bukti nyata bahwa transformasi dan kerja keras membuahkan hasil. Namun, angka ini seharusnya bukanlah tujuan akhir, melainkan batu pijakan yang lebih kokoh untuk melompat lebih tinggi.

Pelajaran terbesar dari pencapaian ini adalah bahwa konsistensi dalam perbaikan dan soliditas tim adalah kunci mengubah tantangan menjadi peluang. Ke depan, kesuksesan akan ditentukan oleh kemampuan untuk tidak cepat berpuas diri, terus berinovasi, dan menjaga kolaborasi yang telah terbangun dengan semua pemangku kepentingan.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru