Menu ✖

Mode Gelap

KAI Daop 4 Semarang: 4.915 Tiket Dibatalkan Akibat Genangan di Pekalongan-Sragi

18 Jan 2026 · 14:53 WIB ·


					KAI Daop 4 Semarang: 4.915 Tiket Dibatalkan Akibat Genangan di Pekalongan-Sragi Perbesar

SEMARANG – KAI Daop 4 Semarang merilis data hingga Minggu (18/01/2026) pagi, bahwa sebanyak 4.915 tiket kereta api telah dibatalkan akibat gangguan perjalanan dari genangan air di petak Pekalongan-Sragi. Dalam siaran persnya, manajemen menyampaikan permohonan maaf dan menjamin pengembalian dana 100% kepada pelanggan yang terdampak.

Berdasarkan rilis resmi, pembatalan terdiri dari 3.240 penumpang pada hari Sabtu (17/01/2026) dan 1.675 penumpang pada hari Minggu (18/01/2026). Jumlah ini mencakup penumpang kelas ekonomi maupun eksekutif.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan komitmen perusahaan. “KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen sesuai ketentuan. Pelanggan yang terdampak pengalihan rute atau keterlambatan juga berhak atas refund penuh,” kata Luqman dalam pernyataan tertulisnya.

Pengembalian dana dapat dilakukan paling lambat 7 hari sejak tanggal pembatalan melalui loket stasiun atau Contact Center 121 (telepon/VOIP di aplikasi Access by KAI).

Sementara itu, sejumlah perjalanan tetap dibatalkan per pukul 10.30 WIB, termasuk KA Kamandaka, Sindoro, Menoreh, Kaligung, Tegal Bahari, Ciremai, dan Ambarawa. Pola operasi terpengaruh dengan rute memutar juga masih diberlakukan untuk KA jarak jauh seperti Anggrek, Sembrani, Pandalungan, Jayabaya, Harina, dan Argo Anjasmoro.

KAI menegaskan bahwa keselamatan perjalanan tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan genangan yang belum sepenuhnya surut. Pemantauan intensif dan pemeriksaan teknis terus dilakukan untuk memastikan keamanan sebelum operasi normal kembali diterapkan.

Perusahaan mengapresiasi pengertian pelanggan dan berkomitmen memberikan informasi terkini seiring perkembangan penanganan di lapangan. Penumpang dihimbau untuk selalu memverifikasi status perjalanan mereka sebelum berangkat ke stasiun.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Kasus Perundungan Pemalang Jadi Evaluasi, Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Sekolah

10 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Kasus Perundungan Pemalang Jadi Evaluasi, Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Sekolah

PLN Journalist Awards 2026 Dibuka, Jurnalis Berebut Posisi di Indonesia Top 81

10 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Tampak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica dengan kapasitas 180 megawatt (MW) yang berada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. PLTA yang berdiri sejak tahun 1988 ini menjadi salah satu pembangkit hijau penopang sistem kelistrikan Jawa dan Bali.

Pamor Wicaksono Terima Penghargaan Nasional, Komitmen Bangun Brebes Berkelanjutan

10 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Pamor Wicaksono Terima Penghargaan Nasional, Komitmen Bangun Brebes Berkelanjutan

10 Tokoh Raih Penghargaan FPPB, Ahmad Luthfi Minta Pemimpin Terus Berinovasi

10 Oktober 2026 - 06:23 WIB

10 Tokoh Raih Penghargaan FPPB, Ahmad Luthfi Minta Pemimpin Terus Berinovasi

Dua Siswa SD Berani Tampil di Depan Wagub Taj Yasin, Pulang Bawa Hadiah

9 Oktober 2026 - 20:31 WIB

Dua Siswa SD Berani Tampil di Depan Wagub Taj Yasin, Pulang Bawa Hadiah

224 Mahasiswa NTT Korban Gempa Terima Bantuan Kos Rp 374,2 Juta dari Ahmad Luthfi

9 Oktober 2026 - 17:28 WIB

224 Mahasiswa NTT Korban Gempa Terima Bantuan Kos Rp 374,2 Juta dari Ahmad Luthfi
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar