SLAWI – Korban bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, kembali menerima uluran tangan. Kali ini, bantuan datang dari Badan Pembina Kerohanian Islam Bank Rakyat Indonesia (Bapekis BRI) Kantor Cabang BRI BO Slawi.
Aksi sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian Insan BRILiaN (karyawan BRI) terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Pemimpin Cabang BRI BO Slawi, Arlin Suryani, menjelaskan bahwa donasi dari Bapekis BRI ini memiliki tujuan mulia.
“Pemberian donasi ini adalah wujud nyata kepedulian sosial Bapekis BRI. Kami ingin mempererat hubungan antara Insan BRILiaN dengan masyarakat sekitar, serta menumbuhkan budaya berbagi dan gotong royong,” ujar Arlin Suryani dari keterangan tertulis.
Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama melalui penyaluran bantuan di masa sulit seperti saat ini.
Bapekis BRI sendiri adalah wadah kerohanian Islam bagi karyawan BRI yang secara rutin mengadakan kajian, dakwah, dan syiar Islam untuk meningkatkan keimanan.
Namun, peran Bapekis tidak hanya terbatas pada aspek spiritual, melainkan juga meluas ke ranah sosial kemasyarakatan. Aksi penyaluran donasi untuk korban bencana di Padasari ini menjadi salah satu implementasi dari nilai-nilai kebaikan yang diusung Bapekis.
Harapan dari kegiatan ini sangat jelas. Pertama, sebagai “wujud kepedulian sosial” dengan memberikan bantuan nyata bagi masyarakat sekitar, termasuk mereka yang kurang mampu, pedagang kecil, dan pekerja informal yang mungkin juga terdampak secara tidak langsung.
Kedua, untuk “mempererat hubungan” silaturahmi antara BRI sebagai institusi perbankan dan warga di lingkungan kantor cabang, membangun jembatan empati dan kebersamaan. Terakhir, kegiatan ini menjadi “penyaluran kebaikan,” sebuah sarana bagi karyawan BRI untuk berbagi rezeki dan meringankan beban sesama.
“Kami berharap donasi yang disalurkan oleh Bapekis BRI ini dapat sedikit meringankan beban saudara-saudari kita di Desa Padasari yang terdampak bencana tanah bergerak. Semoga bantuan ini tidak hanya bermanfaat secara materiil, tetapi juga memberikan semangat dan harapan bagi mereka untuk bangkit kembali,” tambah Arlin Suryani.



