Selasa, 14 Juli 2026
29.6 C
Semarang

Siapkan Masa Depan Anak, Danamon Prasmul EduWealth Tawarkan Solusi Pendidikan yang Terencana

Berita Terkait


Jakarta
 – Universitas Prasetiya Mulya bersama PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) dan PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia meluncurkan Danamon Prasmul EduWealth (DPEW), sebuah ekosistem perencanaan pendidikan yang dirancang untuk membantu keluarga Indonesia mempersiapkan pendidikan anak secara lebih terencana, berkelanjutan, dan terlindungi.

Peluncuran yang mengusung tema Unlock the Future tersebut berlangsung di Auditorium Harry-Jusuf, Kampus BSD City Universitas Prasetiya Mulya, Kamis (9/7). Acara dihadiri para orang tua, kepala sekolah, guru bimbingan konseling, komunitas pendidikan, praktisi industri, serta jajaran pimpinan dari Universitas Prasetiya Mulya, Danamon, dan Manulife Indonesia.

Kolaborasi tiga institusi ini lahir sebagai respons atas semakin kompleksnya tantangan yang dihadapi keluarga dalam mempersiapkan pendidikan anak. Selain memilih institusi pendidikan terbaik, orang tua juga harus mengantisipasi kenaikan biaya pendidikan dan berbagai risiko kehidupan yang dapat mengganggu keberlangsungan rencana pendidikan.

Melalui DPEW, keluarga memperoleh pendekatan yang lebih menyeluruh dengan mengintegrasikan perspektif pendidikan dari Universitas Prasetiya Mulya, solusi perbankan dari Danamon, serta perlindungan asuransi dari Manulife Indonesia. Ekosistem ini membantu orang tua merancang tujuan pendidikan anak, mempersiapkan pendanaan secara disiplin, sekaligus menjaga keberlangsungan rencana tersebut melalui perlindungan terhadap berbagai risiko.

Ketua Pengurus Yayasan Prasetiya Mulya, Prof. Dr. Djisman S. Simandjuntak, mengatakan pendidikan berkualitas merupakan investasi terbaik yang dapat diberikan orang tua kepada anak.

“Kami percaya bahwa pendidikan bukan hanya tentang memilih universitas terbaik, tetapi juga tentang memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk meraih potensi terbaiknya. Melalui Danamon Prasmul EduWealth, kami ingin membantu keluarga Indonesia mempersiapkan perjalanan pendidikan anak secara lebih terstruktur, sehingga keputusan pendidikan tidak lagi dibatasi oleh kesiapan finansial semata,” ujarnya.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi semakin penting karena tantangan pendidikan masa depan terus berkembang dan membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif.

Sementara itu, Danamon menilai perencanaan keuangan pendidikan sejak dini menjadi semakin penting seiring tren kenaikan biaya pendidikan.

Berdasarkan data Statistik Penunjang Pendidikan Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya pendidikan jenjang SMA meningkat dari sekitar Rp4,6 juta pada 2018 menjadi sekitar Rp10,2 juta pada 2024 atau naik sekitar 56 persen. Di sisi lain, rata-rata biaya pendidikan tinggi yang sempat menurun pada 2021 kembali meningkat menjadi sekitar Rp19 juta pada 2024.

Consumer Funding & Wealth Business Head Danamon, Ivan Jaya, mengatakan pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan perencanaan keuangan yang matang.

“Seiring meningkatnya biaya pendidikan dari tahun ke tahun, perencanaan yang dilakukan sejak dini, termasuk perencanaan keuangan, menjadi semakin penting agar orang tua dapat mempersiapkan kebutuhan pendidikan anak secara lebih terarah. Melalui Danamon Prasmul EduWealth, kami ingin membantu nasabah mempersiapkan kebutuhan dana pendidikan mereka secara bertahap dan terencana dengan solusi keuangan holistik yang sesuai dengan kebutuhan keluarga,” katanya.

Menurut Ivan, kolaborasi antara Danamon, Universitas Prasetiya Mulya, dan Manulife Indonesia menghadirkan pendekatan yang lebih menyeluruh karena tidak hanya mencakup aspek pendanaan, tetapi juga perlindungan bagi keluarga.

“Sebagai mitra keuangan terpercaya, Danamon berkomitmen menghadirkan solusi yang membantu nasabah mencapai berbagai tujuan finansial jangka panjang. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong lebih banyak keluarga Indonesia membangun kebiasaan perencanaan keuangan yang disiplin demi mewujudkan mimpi anak mereka di masa depan,” tambahnya.

Presiden Direktur & CEO Manulife Indonesia, Lauren Sulistiawati, menegaskan bahwa perlindungan merupakan bagian penting dalam perencanaan pendidikan jangka panjang.

“Pendidikan anak merupakan salah satu tujuan penting bagi banyak keluarga. Namun, rencana jangka panjang seperti ini perlu disiapkan secara menyeluruh, termasuk melalui perlindungan yang dapat membantu keluarga tetap memiliki kesiapan finansial saat menghadapi risiko kehidupan. Melalui kolaborasi ini, Manulife Indonesia ingin mendukung keluarga Indonesia dalam membangun perencanaan masa depan yang lebih terlindungi sehingga rencana pendidikan anak dapat terus diupayakan dengan lebih baik,” ujarnya.

Melalui kolaborasi strategis tersebut, DPEW diharapkan menjadi ekosistem yang membantu keluarga Indonesia merencanakan pendidikan anak secara lebih komprehensif, mulai dari tahap persiapan, pendanaan, hingga perlindungan terhadap berbagai risiko yang dapat memengaruhi keberlangsungan pendidikan.

Ketiga institusi berharap inisiatif ini dapat mendukung lahirnya generasi masa depan Indonesia yang lebih siap, tangguh, dan mampu menghadapi tantangan global, dengan keyakinan bahwa masa depan anak dibangun melalui perencanaan yang dimulai sejak hari ini.***

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru