Kamis, 9 Juli 2026
26.7 C
Semarang

Tawuran Pelajar di Salatiga, 4 Tersangka Senjata Tajam Diamankan, Korban Luka Berat Disiram Air Keras

Pemicu Tantangan di Instagram, Polres Salatiga Bertindak Cepat Kurang dari 24 Jam

Berita Terkait

SALATIGA, PortalJateng.id – Tawuran pelajar terjadi di Jalan Lingkar Selatan, Dukuh, Sidomukti, Salatiga, dini hari (2/7/2026). Korban mengalami luka berat akibat sabetan senjata tajam dan siraman cairan diduga air keras. Polres Salatiga menggelar press release pengungkapan kasus pada Selasa (7/7/2026).

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung press release di depan Pendopo Widya Qasana Tribrata Polres Salatiga. Didampingi Kasat Reskrim AKP Radytya Triatmaji Pramana, Kanit IV PPA Ipda Desi Nurhandayani, dan Plh. Kasi Humas Ipda Sutopo.

AKBP Ade Papa Rihi menjelaskan peristiwa berawal dari tantangan tawuran melalui media sosial Instagram antara dua kelompok, Marsabel86/MTS Pabelan dengan TRIPA/SMP Negeri 3 Pabelan yang saat kejadian bergabung dengan beberapa kelompok lainnya.

“Kami akan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana yang menggunakan maupun membawa senjata tajam tanpa hak. Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, baik di lingkungan pergaulan maupun di media sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi melakukan aksi tawuran yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegas AKBP Ade Papa Rihi.

Empat Tersangka Diamankan

Polres Salatiga menetapkan empat orang sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin :

  • I.A.R alias Pete (19)
  • P.A.T. (20)
  • A.B. (18)
  • S.B.D.Y alias Suprek (19)

Mereka kini menjalani proses hukum di Polres Salatiga sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tim Resmob Satreskrim Polres Salatiga melakukan penyelidikan intensif dalam waktu kurang dari 1 x 24 jam. Mereka memeriksa saksi-saksi, olah TKP, serta mengumpulkan berbagai petunjuk dan barang bukti.

Karena korban masih berstatus anak, proses penyidikannya ditangani oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Salatiga. Sedangkan untuk tersangka lainnya yang sudah dewasa ditangani Unit 1 Satreskrim Polres Salatiga.

Petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa berbagai jenis senjata tajam serta botol yang diduga digunakan sebagai wadah cairan air keras.

Polisi Imbau Orang Tua Awasi Anak

AKBP Ade Papa Rihi menegaskan Polres Salatiga tidak akan memberikan ruang terhadap aksi kekerasan maupun kepemilikan senjata tajam secara ilegal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Polres Salatiga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan tidak membawa senjata tajam tanpa hak, menghindari segala bentuk aksi kekerasan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

Tawuran pelajar kembali terjadi. Kali ini di Salatiga. Korban luka berat akibat sabetan senjata tajam dan siraman air keras.

Pemicunya ? Tantangan di media sosial. Dua kelompok pelajar saling adu jari di Instagram, lalu berujung pada adu fisik di jalanan.

Empat tersangka diamankan. Mereka membawa senjata tajam tanpa izin. Korban masih dirawat.

Polisi bertindak cepat. Kurang dari 24 jam, pelaku berhasil diidentifikasi dan diamankan. Press release digelar untuk mengumumkan hasil pengungkapan.

Kapolres mengingatkan, orang tua harus mengawasi anak-anak, baik di dunia nyata maupun di media sosial. Karena pertengkaran di dunia maya sering kali berlanjut di dunia nyata.

Tawuran tidak pernah menghasilkan apa pun kecuali luka, duka, dan masa depan yang hancur. Para pelaku yang masih muda akan berurusan dengan hukum. Korban mungkin akan mengalami trauma seumur hidup.

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua. Semoga para orang tua lebih waspada. Dan semoga anak-anak kita sadar bahwa membawa senjata tajam dan terlibat tawuran bukanlah hal keren.

Karena keren sejati adalah menyelesaikan masalah dengan kepala dingin, bukan dengan celurit atau air keras.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru