Menu ✖

Mode Gelap

Budai Award 2026 Diraih Gus Yasin, Kepemimpinan Dinilai Penuh Keteladanan

24 Agu 2026 · 13:46 WIB ·


					Budai Award 2026 Diraih Gus Yasin, Kepemimpinan Dinilai Penuh Keteladanan Perbesar


SEMARANG
 – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima penghargaan Budaya Akademik Islami (Budai) Award 2026, dari Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Senin, 24 Agustus 2026.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori Tokoh Pemimpin Muda Inspiratif yang dinilai sesuai dengan nilai Budai, Birrul Walidain, dan Takrimul Aulad.

Taj Yasin menyebutnya penghargaan itu sebagai hasil kerja bersama. Ia mengatakan, perjalanan pengabdiannya tidak lepas dari dukungan banyak pihak, termasuk keluarga.

“Ini bukan kerja Taj Yasin, tetapi kerja tim. Di belakang saya banyak orang yang mendampingi saya, salah satunya adalah istri saya,” kata Taj Yasin.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Unissula yang selama ini konsisten memberikan penghargaan Budai kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki keteladanan dalam kehidupan akademik, kebangsaan, dan kemasyarakatan.

Menurut tokoh yang akran disapa Gus Yasin itu, penghargaan tersebut juga menjadi pengingat untuk melanjutkan nilai-nilai yang telah ditanamkan para tokoh sebelumnya. Ia menyebut sejumlah penerima Budai Award terdahulu sebagai bagian dari mata rantai keteladanan yang perlu diteruskan.

“Kami mengikuti jejak-jejak beliau, melanjutkan apa yang sudah dipondasikan oleh beliau-beliau untuk membangun Jawa Tengah, terkhusus di dalam bidang keagamaan,” ujar pria yang memimpin Jawa Tengah bersama gubernur Ahmad Luthfi tersebut.

Bagi Taj Yasin, pembangunan di bidang keagamaan tidak dapat dipisahkan dari pembangunan manusia. Menurut dia, pendidikan dan kemampuan intelektual perlu berjalan beriringan dengan pendidikan karakter dan nilai keagamaan.

“Sebaik apa pun pendidikan, sehebat apa pun masyarakatnya atau manusianya, apabila tidak disertai dengan pendidikan keagamaan, maka ilmu-ilmu tersebut bisa membelokkan kepada yang tidak bermanfaat,” katanya.

Ia menilai prinsip rahmatan lil alamin yang menjadi tema dalam penganugerahan tersebut penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Pendidikan keagamaan, kata dia, bukan untuk meninggalkan kelompok lain, melainkan menjadi landasan untuk mengayomi dan merangkul semua pihak.

Karena itu, Taj Yasin berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai bentuk apresiasi. Ia menjadikannya sebagai penyemangat untuk terus memperbaiki kekurangan sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

“Saya berharap penghargaan ini menjadi penyemangat kami untuk mengoreksi kekurangan-kekurangan kami, meningkatkan khidmah kami kepada masyarakat,” ujarnya.

Taj Yasin juga mengajak perguruan tinggi untuk semakin terlibat dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pemerintah tidak mungkin menyelesaikan seluruh persoalan Jawa Tengah sendirian.

“Kami juga akan merangkul semuanya untuk menjadi bagian pembangunan dan penanganan permasalahan yang ada di Jawa Tengah,” katanya.

Rektor Unissula Prof Gunarto mengatakan, Budai Award diberikan bukan sekadar sebagai penghargaan atas jabatan atau popularitas seseorang. Tetapi sebagai bentuk apresiasi terhadap keteladanan yang dapat menjadi inspirasi bagi generasi berikutnya.

Di tengah persoalan kepemimpinan yang dihadapi dunia, Unissula, kata dia, berupaya membangun generasi yang memiliki karakter kuat melalui budaya akademik Islami.

“Karakter unggul tidak sekadar diajarkan di ruang-ruang kuliah dan laboratorium, tetapi dilahirkan melalui kehidupan nyata di kebangsaan dan masyarakat,” ujar Gunarto.

Ia menyebut, Taj Yasin layak menerima penghargaan tersebut karena dinilai menunjukkan keteladanan dalam Birrul Walidain dan Takrimul Aulad, sekaligus meneruskan perjuangan ayahnya, KH Maimoen Zubair.

Menurut Gunarto, Taj Yasin juga memegang pesan yang pernah disampaikan ayahnya sebelum wafat. Takni menjaga pesantren, menjaga negara, dan menjaga pemerintahan melalui kerja nyata.

Nilai Takrimul Aulad, lanjut dia, antara lain tercermin dari perhatian Taj Yasin terhadap pendidikan para santri. Termasuk upaya mengusahakan beasiswa pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri.

Gunarto juga menyoroti perjalanan pendidikan Taj Yasin yang memadukan pendidikan pesantren dan pendidikan umum hingga menempuh pendidikan di Universitas di Damaskus.

Hal itu, menurutnya, menunjukkan bahwa generasi muda muslim dapat memiliki wawasan global tanpa kehilangan akar tradisi keislamannya.

Dalam bidang kepemimpinan, Taj Yasin dinilai telah menunjukkan rekam jejak sejak menjadi pemimpin organisasi kepemudaan, anggota DPRD Jawa Tengah pada usia 31 tahun, hingga dipercaya dua periode sebagai Wakil Gubernur Jawa Tengah.

Kontribusinya juga dinilai menyentuh masyarakat secara langsung. Antara lain melalui percepatan sertifikasi halal produk UMKM, insentif bagi guru keagamaan dan tenaga kependidikan nonformal, pengembangan ekonomi pesantren, serta optimalisasi zakat ASN untuk membantu penyediaan rumah sehat dan hunian layak bagi warga miskin.

“Atas dasar rekam jejak dan keteladanan tersebut, Unissula dengan penuh rasa hormat menganugerahkan Budai Award 2026 kategori Tokoh Pemimpin Muda Inspiratif kepada KH Taj Yasin Maimoen,” kata Gunarto.

Penganugerahan tersebut sekaligus menempatkan Taj Yasin dalam deretan penerima Budai Award sebelumnya. Di antaranya Buya Hamka, Jusuf Kalla, Mahfud MD, Muhammad Nuh, Imam Suprayogo, Ahmad Daroji, Abdul Jamil, hingga almagfurlah KH Maimoen Zubair.***

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan Rp120 Miliar untuk Renovasi RSUD RA Kartini Jepara

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Pemerintah Siapkan Rp120 Miliar untuk Renovasi RSUD RA Kartini Jepara

OJK Gandeng Nasyiatul Aisyiyah, Siapkan 70 Duta Literasi Keuangan di Jawa Tengah

13 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan Nasyiatul Aisyiyah Jawa Tengah, menyiapkan 70 kader perempuan muda menjadi Duta Literasi dan Inklusi Keuangan (DILAN).

Pemprov Jateng Dorong Pemutakhiran Data Bansos 2027, Warga Bisa Daftar Mandiri

13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Pemprov Jateng Dorong Pemutakhiran Data Bansos 2027, Warga Bisa Daftar Mandiri

Cegah Penularan TBC, Warga Jepara Antusias Ikuti Pemeriksaan Gratis

13 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Cegah Penularan TBC, Warga Jepara Antusias Ikuti Pemeriksaan Gratis

Lantik Mahanni Yulindha, Ahmad Luthfi Soroti Kemiskinan Klaten

12 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Lantik Mahanni Yulindha, Ahmad Luthfi Soroti Kemiskinan Klaten

Sepuluh Atlet Disabilitas Jateng Siap Berjuang Raih Emas Pesonas 2026

12 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Sepuluh Atlet Disabilitas Jateng Siap Berjuang Raih Emas Pesonas 2026
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar