SEMARANG – Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin diminati masyarakat Jawa Tengah. Hal ini tercermin dari capaian transaksi selama Pekan QRIS Nasional (PQN) Jawa Tengah 2026 yang berlangsung pada 11–17 Agustus 2026.
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 33.087 transaksi QRIS dengan total nominal mencapai Rp149,78 juta selama rangkaian kegiatan PQN tersebut.
PQN Jawa Tengah 2026 mengusung tema nasional “Rayakan Digitalisasi! QRISnya Satu, Menangnya Banyak” dan slogan daerah “Ayo Nganggo QRIS”. Berbagai kegiatan digelar untuk mendorong literasi sekaligus memperluas penggunaan transaksi pembayaran digital di masyarakat.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari, mengatakan PQN menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pembayaran digital sekaligus mendorong inklusi keuangan.
“Para finalis diharapkan untuk terus menjadi champion digitalisasi di lingkungan masing-masing dengan mengajak masyarakat dan UMKM untuk bertransaksi secara digital menggunakan QRIS,” ujar Andi dalam pembukaan QRIS Merdeka Fest 2026, Jumat (14/8).
Salah satu program yang mendapat sambutan masyarakat adalah “Ngebis Praktis Pakai QRIS” pada layanan Trans Jateng dan Trans Semarang. Program tersebut menawarkan diskon tarif umum hingga 81% bagi masyarakat yang melakukan pembayaran menggunakan QRIS dan QRIS Tap selama periode PQN.
Program ini mencatat lebih dari 19.000 transaksi dari seluruh rute layanan transportasi yang mengikuti program.
Selain transportasi, Bank Indonesia juga menyasar sektor pendidikan melalui program QRIS Goes to Campus dan QRIS Goes to School. Edukasi di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada 11–12 Agustus 2026 menjangkau lebih dari 12.000 mahasiswa baru.
Sementara itu, program QRIS Goes to School yang digelar di SMK Negeri 1 Temanggung dan MAN Temanggung menjangkau sekitar 1.500 pelajar dan pengajar. Edukasi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan penggunaan pembayaran nontunai pada rute baru Trans Jateng Magelang–Temanggung yang direncanakan beroperasi pada 2027.
PQN juga menyasar kelompok masyarakat penerima bantuan sosial. Edukasi sistem pembayaran digital diberikan kepada sekitar 150 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan dan Program Sembako serta agen bank di Demak dan Kebumen.
Puncak PQN Jawa Tengah 2026 digelar melalui Pesta Rakyat “QRIS Merdeka Fest 2026” pada 14–16 Agustus di Aloon-Aloon Masjid Agung Kauman, Kota Semarang. Acara tersebut menarik lebih dari 1.000 pengunjung dan melibatkan 42 UMKM lokal.
Berbagai kegiatan digelar dalam acara tersebut, mulai dari bazaar UMKM, permainan bertema kemerdekaan, QRIS Challenge, Merchant QRIS Racing, hingga promo pembayaran pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) menggunakan QRIS.
Implementasi QRIS juga turut mendukung elektronifikasi transaksi pemerintah daerah (ETPD). Bekerja sama dengan Bapenda Kota Semarang dan Bank Jateng, program promo pembayaran PBB-P2 selama tiga hari mencatat penerimaan pajak daerah sebesar Rp57,1 juta dari 134 transaksi wajib pajak yang menggunakan QRIS.
Bank Indonesia menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam PQN membuka peluang lebih besar bagi UMKM untuk memperluas pemasaran dan memanfaatkan kanal pembayaran digital.
QRIS dinilai memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun pelaku usaha karena menawarkan transaksi yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah M. Noor Nugroho mengatakan keberhasilan pelaksanaan PQN tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak.
“Ke depannya, Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah berkomitmen untuk terus menjaga dan memperkuat kolaborasi guna mewujudkan ekosistem ekonomi dan keuangan digital Jawa Tengah yang semakin inklusif dan maju,” kata Noor.
Dengan semakin luasnya penggunaan QRIS di sektor transportasi, pendidikan, UMKM hingga pembayaran pajak daerah, Bank Indonesia berharap digitalisasi sistem pembayaran di Jawa Tengah dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.



