Menu ✖

Mode Gelap

Angka Kecelakaan Meningkat, Dishub Surakarta Libatkan Yamaha Edukasi Pengendara

16 Okt 2026 · 10:33 WIB ·


					Angka Kecelakaan Meningkat, Dishub Surakarta Libatkan Yamaha Edukasi Pengendara Perbesar

SURAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta menggandeng Yamaha Indonesia untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas di Kota Surakarta sepanjang 2025.

Data Satlantas Polresta Surakarta mencatat sebanyak 1.512 kecelakaan lalu lintas terjadi selama 2025. Angka tersebut meningkat 422 kejadian atau 38,72 persen dibandingkan 2024 yang mencatat 1.090 kejadian.

Kepala Dishub Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, mengatakan peningkatan angka kecelakaan menjadi perhatian bersama. Menurutnya, upaya menekan angka kecelakaan membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

“Melihat terus meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas, sudah menjadi kewajiban semua pemangku kepentingan untuk bahu-membahu agar angka kecelakaan tidak terus naik. Angka kecelakaan harus kita tekan semaksimal mungkin,” kata Taufiq di sela Sosialisasi Keamanan Berkendara yang didukung Yamaha Indonesia, Minggu (11/10/2026).

Ia mengapresiasi dukungan Yamaha dalam memberikan edukasi dan pelatihan berkendara yang aman kepada masyarakat. Menurutnya, sosialisasi semacam ini penting untuk membangun kesadaran pengguna jalan agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.

Perwakilan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing DDS 3 Semarang, Nindyarto Laksamana Praja, mengatakan edukasi keselamatan berkendara merupakan bagian dari tanggung jawab Yamaha sebagai produsen sepeda motor. Kegiatan tersebut secara rutin dilaksanakan, termasuk menyasar pelajar SMA dan SMK.

“Memang belum ada angka pasti berapa persen kecelakaan yang melibatkan pelajar, tetapi kami perlu memberikan sosialisasi kepada anak-anak sekolah sebagai pembelajaran sejak dini,” ujar Nindy.

Ia berharap edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membantu menekan angka kecelakaan lalu lintas, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Dalam kegiatan tersebut, tim Yamaha Racing Academy memberikan materi teori dan praktik keselamatan berkendara. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai teknik pengereman yang benar hingga cara mengendalikan sepeda motor saat melintasi jalan berkelok.

Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan memahami teknik berkendara yang aman serta mampu mengantisipasi berbagai potensi bahaya di jalan raya.

Bagian dari Solo Road Safety Festival

Sosialisasi keselamatan berkendara ini menjadi bagian dari AI&Me Solo Road Safety Festival yang melibatkan Transportologi. Kegiatan tersebut sejalan dengan upaya meningkatkan peran generasi muda dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman.

Program AI&Me: Empowering Youth for Livable Cities diluncurkan di Surakarta pada 11 Desember 2025. Program ini mendorong anak muda terlibat langsung dalam mengidentifikasi dan mengatasi persoalan keselamatan jalan, khususnya di lingkungan sekolah.

Sebelumnya, program serupa telah dilaksanakan di Vietnam pada 2022–2024 sebelum diperluas ke Indonesia. Pelaksanaannya didukung iRAP, AIP Foundation, dan Youth for Road Safety (YOURS), dengan pendanaan dari Fondation Botnar dan FIA Foundation. Transportologi bertindak sebagai konsultan utama program AI&Me di Indonesia.

Melalui aplikasi Youth Engagement App, para pelajar dapat mendokumentasikan berbagai persoalan keselamatan jalan di sekitar sekolah mereka. Pendekatan ini diharapkan mendorong keterlibatan generasi muda dalam membangun lingkungan jalan yang lebih aman dan ramah bagi semua pengguna.

Selain mengikuti edukasi, masyarakat juga perlu memperhatikan sejumlah aspek keselamatan sebelum berkendara. Pengendara harus memastikan kondisi fisik dan mental dalam keadaan prima, tidak mengantuk, serta tidak berada di bawah pengaruh alkohol. Konsentrasi juga harus tetap terjaga dengan menghindari penggunaan telepon seluler saat berkendara.

Kondisi kendaraan perlu diperiksa sebelum digunakan, mulai dari fungsi rem, tekanan dan kondisi ban, lampu, oli, hingga kecukupan bahan bakar. Pengendara sepeda motor juga wajib menggunakan helm berstandar SNI dengan tali pengikat terpasang dengan benar, serta mengenakan jaket, sarung tangan, celana panjang, dan sepatu.

Di jalan raya, pengguna kendaraan harus mematuhi rambu dan marka, menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Pengendara juga perlu memperhatikan titik buta, menggunakan lampu sein sebelum berbelok atau berpindah lajur, dan memberikan prioritas kepada pejalan kaki serta pengguna jalan yang rentan.

Pengendara yang merasa lelah sebaiknya segera beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas dan kebiasaan berkendara yang aman diharapkan dapat membantu menekan risiko kecelakaan serta menciptakan lalu lintas yang lebih tertib di Kota Surakarta.**

Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Mazda Pamer Mobil Listrik Peraih World Car Design of the Year di GIIAS Semarang

1 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Mazda Pamer Mobil Listrik Peraih World Car Design of the Year di GIIAS Semarang

BYD Catat Penjualan 45.700 Unit di Indonesia, Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik di Jateng

30 September 2026 - 20:27 WIB

Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan dalam ajang GIIAS Semarang 2026 di Muladi Dome UNDIP, Rabu (30/9/2026).

JETOUR T2 i-DM Resmi Meluncur di Semarang, Harga Rp705 Juta dan Jarak Tempuh Tembus 1.200 Km

30 September 2026 - 20:20 WIB

JETOUR T2 i-DM Resmi Meluncur di Semarang, Harga Rp705 Juta dan Jarak Tempuh Tembus 1.200 Km

Seri Penutup Yamaha Cup Race 2026 Digelar di Boyolali, 14 Kelas Berlaga

28 September 2026 - 09:43 WIB

Seri Penutup Yamaha Cup Race 2026 Digelar di Boyolali, 14 Kelas Berlaga

Sprint Rally di Batang Pikat 110 Pereli, Sport Tourism Bergeliat

26 September 2026 - 06:00 WIB

Sprint Rally di Batang Pikat 110 Pereli, Sport Tourism Bergeliat

GIIAS Semarang 2026 Hadirkan 19 Merek, Bawa Tujuh Nama Baru

17 September 2026 - 11:05 WIB

GIIAS Semarang 2026 Hadirkan 19 Merek, Bawa Tujuh Nama Baru
Trending di Otomotif

Tinggalkan Komentar