Menu ✖

Mode Gelap

Wajib Nonton! GJLS: Berapi-api Sajikan Komedi Segar Sekaligus Kisah Dramatis Petugas Damkar

18 Okt 2026 · 19:35 WIB ·


					Wajib Nonton! GJLS: Berapi-api Sajikan Komedi Segar Sekaligus Kisah Dramatis Petugas Damkar Perbesar

SEMARANG – Tawa dan ketegangan berpadu dalam film GJLS: Berapi-api yang mengangkat kehidupan petugas pemadam kebakaran (damkar). Tak sekadar menyuguhkan komedi segar melalui berbagai kejadian tak terduga, film ini juga menghadirkan sisi dramatis perjuangan petugas saat menjalankan misi penyelamatan dan membantu masyarakat.

Suasana Studio 5 Citra XXI Kota Semarang, Minggu (18/10/2026) sore, dipenuhi gelak tawa penonton saat menyaksikan sejumlah adegan dalam film tersebut. Cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat komedi yang disajikan terasa akrab, sementara beragam situasi darurat memberikan gambaran tentang tantangan yang dihadapi petugas damkar.

Film yang dijadwalkan tayang di bioskop pada 5 November 2026 ini dibintangi Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, dan Ebel Cobra. Kisahnya berpusat pada tiga sahabat yang menjalani profesi sebagai petugas damkar dengan berbagai pengalaman unik, lucu, sekaligus menegangkan.

Rigen Rakelna mengungkapkan, sebagian cerita dalam film tersebut terinspirasi dari pengalaman nyata petugas damkar di lapangan. Tim produksi bahkan melibatkan petugas damkar bernama Khairul Umar untuk berbagi pengalaman yang kemudian menjadi bahan pengembangan cerita.

Menurut Rigen, banyak kejadian lucu yang dialami petugas ketika memberikan pertolongan kepada masyarakat. Namun, hanya beberapa cerita yang dipilih untuk dimasukkan ke dalam film.

“Ada damkar beneran yang main di film kita, namanya Khairul Umar. Sebenarnya, kejadian-kejadian lucu yang dia ceritakan banyak banget. Yang kita masukkan ke film cuma beberapa,” tutur Rigen.

Sejumlah adegan yang mencuri perhatian di antaranya petugas membantu orang yang kesurupan, mengambil rapor anak sekolah, hingga menolong seseorang yang terjepit pagar. Situasi yang tidak biasa tersebut dikemas dengan humor sehingga mengundang tawa penonton.

Di balik kelucuannya, adegan-adegan itu juga memperlihatkan sisi lain pekerjaan damkar. Petugas tidak hanya bertugas memadamkan kebakaran, tetapi juga kerap menerima permintaan bantuan dalam berbagai kondisi yang membutuhkan penanganan cepat.

Untuk mendalami karakter, para pemain terlebih dahulu mengikuti lokakarya guna mempelajari dasar-dasar pekerjaan pemadam kebakaran. Mereka juga berlatih menggunakan peralatan dan merasakan langsung tantangan ketika melakukan pemadaman api.

Rigen mengaku pengalaman tersebut membuatnya semakin memahami beratnya tugas petugas damkar. Para pemain harus mengenakan fire jacket atau jaket pemadam dengan berat hampir 10 kilogram serta memegang selang bertekanan tinggi.

Meski hanya berlatih selama tiga hari dan mempraktikkan pemadaman api sekitar 10–15 menit, Rigen merasakan betapa besar tenaga yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas tersebut.

“Kita cuma tiga hari belajar dan memadamkan api itu hanya 10 atau 15 menit. Rasanya capek banget, jadi kita tahu banget bagaimana perjuangan teman-teman Damkar,” ungkapnya.

Pengalaman itu juga membuat Rigen teringat kepada para petugas dan relawan yang masih berjuang menangani kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, Sumatra, hingga Papua. Ia berharap kebakaran segera terkendali, asap menghilang, dan hutan yang terdampak dapat kembali pulih.

Sementara itu, Ananta Rispo menjelaskan, penggarapan film melibatkan konsultan komedi agar unsur humor dapat menyatu dengan cerita. Meski naskah telah disiapkan, para pemain tetap diberi ruang untuk berimprovisasi selama proses syuting.

Rispo mengatakan, film tersebut memadukan pengalaman nyata petugas damkar dengan cerita fiktif yang dikembangkan untuk memperkuat alur. Salah satunya adalah kisah tiga tokoh utama yang terlibat dalam pembongkaran sindikat penjualan anak.

“Cerita film ini ada sebagian dari kejadian nyata, ada beberapa yang memang kita tulis di skrip untuk kebutuhan film,” imbuh Rispo.

Pemutaran film tersebut turut disaksikan sejumlah petugas Damkar Kota Semarang. Sekretaris Damkar Kota Semarang, Ade Bhakti Ariawan, mengaku terhibur dengan komedi yang disuguhkan. Namun, ia juga menemukan sejumlah adegan yang mencerminkan pengalaman nyata petugas saat membantu masyarakat.

Ade menjelaskan, tugas damkar mencakup berbagai fungsi penyelamatan atau rescue. Selain memadamkan api, petugas juga menangani penyelamatan hewan (animal rescue), penyelamatan di air (water rescue), hingga penyelamatan di ketinggian (vertical rescue).

Ia bahkan pernah menerima permintaan bantuan dari seorang anak sekolah untuk mengambil rapor. Pengalaman tersebut serupa dengan salah satu adegan dalam film yang menunjukkan bahwa petugas damkar sering membantu warga menghadapi persoalan di luar kebakaran.

“Dari tadi ketawa terus lihat filmnya. Memang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri itu ada namanya fungsi penyelamatan atau rescue. Adegan membantu mengambil rapor juga pernah terjadi di Kota Semarang,” kata Ade.

Perpaduan komedi dan drama dalam GJLS: Berapi-api menghadirkan gambaran kehidupan petugas damkar dari sudut pandang yang berbeda. Film ini tidak hanya mengandalkan kelucuan untuk menghibur penonton, tetapi juga memperlihatkan kerja keras, keberanian, dan kepedulian petugas yang selalu berupaya hadir ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.

Dengan mengangkat kisah yang sebagian terinspirasi dari kejadian nyata, GJLS: Berapi-api menawarkan tontonan yang menghibur sekaligus mengajak penonton memahami lebih dekat profesi petugas damkar yang penuh tantangan.***

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Dari Donasi hingga Adopsi, PET KINGDOM Ajak Masyarakat Berbagi untuk Anabul

15 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Dari Donasi hingga Adopsi, PET KINGDOM Ajak Masyarakat Berbagi untuk Anabul

Selama Tiga Hari, The Market Bloom District Hadirkan 115 Tenant di DP Mall Semarang

4 September 2026 - 12:41 WIB

Selama Tiga Hari, The Market Bloom District Hadirkan 115 Tenant di DP Mall Semarang

Dua Buku Lahir dari Tanah Rantau, Nikmat Harahap Mengubah Perjuangan Menjadi Karya

26 Agustus 2026 - 07:29 WIB

Dua Buku Lahir dari Tanah Rantau, Nikmat Harahap Mengubah Perjuangan Menjadi Karya

Tari Musikal Jejak Peradaban, Membawa Alumni SMAN 1 Semarang Bernostalgia

22 Agustus 2026 - 05:55 WIB

Tari Musikal Jejak Peradaban, Membawa Alumni SMAN 1 Semarang Bernostalgia

Kisah Nyata Baby Udon Hadir di Semarang, Penonton Tak Kuasa Menahan Air Mata

17 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Kisah Nyata Baby Udon Hadir di Semarang, Penonton Tak Kuasa Menahan Air Mata

Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Bikin Penasaran di Dan Bandung

28 Juli 2026 - 16:07 WIB

Chemistry Keisya Levronka dan Paul Aro Bikin Penasaran di Dan Bandung
Trending di Lifestyle

Tinggalkan Komentar