Semarang – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik guna mendukung kelancaran arus mudik pada periode Siaga Ramadan dan Idul Fitri 2026. Kesiapan tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Distribusi PLN, Arsyadani G. Akmalaputri, di sejumlah titik strategis jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, Senin (16/3).
Dalam peninjauan itu, Arsyadani mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Rest Area 275A Tegal dan Rest Area 343 Batang yang menjadi bagian dari lima titik SPKLU Center di Jawa Tengah. Selain dua lokasi tersebut, fasilitas serupa juga tersedia di Rest Area 319B Pemalang, SPKLU Center Krapyak Semarang, dan Rest Area 438A Bawen.
Secara nasional, PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.668 unit SPKLU di 3.029 lokasi di seluruh Indonesia. Sebanyak 1.681 unit di antaranya tersebar di jalur mudik Trans Sumatera–Jawa–Bali dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer, sehingga memudahkan pengguna kendaraan listrik dalam merencanakan perjalanan jarak jauh.
Arsyadani menegaskan, PLN berkomitmen menghadirkan layanan pengisian daya yang andal sekaligus nyaman bagi masyarakat. Ia mencontohkan fasilitas di Rest Area 275A yang telah dilengkapi delapan unit SPKLU dengan total 10 nozzle serta fasilitas pendukung.
“Pengguna merasa nyaman karena proses pengisian daya mudah. Selain itu, kami juga menyediakan posko dan lounge yang nyaman untuk menunggu,” ujarnya.
Untuk wilayah Jawa Tengah, PLN mencatat terdapat 305 unit SPKLU di 192 lokasi yang telah melalui proses pengecekan dan pengujian menyeluruh. Khusus di jalur Tol Trans Jawa, tersedia 79 unit SPKLU di 24 rest area, terdiri atas 5 unit Ultra Fast Charging (UFC), 17 unit Fast Charging, 29 unit Medium Charging, dan 28 unit Standard Charging.
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan seluruh infrastruktur tersebut dipastikan siap beroperasi optimal selama masa mudik.
“Kami telah melakukan berbagai langkah persiapan agar seluruh SPKLU dapat melayani masyarakat secara maksimal selama periode siaga Idul Fitri,” katanya.
PLN juga menyiagakan 3.606 personel serta menghadirkan dua unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat di lapangan. Kehadiran SPKLU Center yang dilengkapi teknologi Ultra Fast Charging memungkinkan pengisian daya berlangsung lebih cepat, sekaligus menyediakan 10 hingga 20 slot pengisian secara bersamaan guna mengurangi antrean.
Kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik juga diperkuat melalui integrasi layanan dengan aplikasi PLN Mobile. Fitur Trip Planner dan AntreEV memungkinkan pengguna mengetahui lokasi SPKLU terdekat, merencanakan rute, hingga memantau antrean pengisian daya secara real time.
Salah satu pengguna kendaraan listrik di Rest Area 343 Batang, Bintang, mengaku terbantu dengan kesiapan fasilitas tersebut. “Pengisian dayanya cukup cepat dan fasilitasnya juga nyaman. Dengan adanya SPKLU Center, perjalanan mudik jadi lebih tenang karena titik pengisian semakin banyak,” ujarnya.
Selain infrastruktur fisik, PLN juga menyediakan layanan darurat 24 jam melalui aplikasi PLN Mobile, Contact Center PLN 123, serta layanan WhatsApp untuk memastikan pengguna kendaraan listrik mendapatkan bantuan cepat selama perjalanan.
Dengan berbagai kesiapan ini, PLN menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus memastikan perjalanan mudik Idul Fitri 2026 berlangsung aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat.



