Kamis, 9 Juli 2026
33.9 C
Semarang

Stok BBM Jateng-DIY Dipastikan Aman, Pertamina Minta Masyarakat Tak Lakukan Pembelian Berlebih

Berita Terkait

Semarang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (RJBT) memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berlangsung normal dan lancar. Ketersediaan stok dinilai berada pada level aman sehingga masyarakat diimbau tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Hingga 8 Juli 2026, ketahanan stok BBM jenis gasoline di Jawa Tengah dan DIY tercatat setara 12,5 kali lipat konsumsi harian normal. Sementara itu, stok gasoil mencapai 14 kali lipat konsumsi harian normal. Untuk BBM bersubsidi, ketahanan stok Pertalite berada pada level 11,5 kali konsumsi harian, sedangkan Biosolar mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan kondisi tersebut menunjukkan pasokan energi di wilayah operasional perusahaan dalam keadaan terkendali dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Penyaluran BBM di wilayah Jawa Tengah dan DIY berjalan normal dan lancar. Stok yang kami miliki berada pada kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami mengimbau konsumen tetap melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan sehari-hari secara wajar,” kata Taufiq.

Menurutnya, khusus untuk Biosolar, Pertamina memastikan tidak terjadi kelangkaan di SPBU wilayah Jawa Tengah dan DIY. Meski di sejumlah lokasi sempat terpantau antrean kendaraan, kondisi tersebut masih dalam batas normal, tetap kondusif, serta tidak sampai mengganggu arus lalu lintas di badan jalan.

Untuk menjaga keandalan distribusi, Pertamina Patra Niaga melakukan pemantauan stok di seluruh SPBU secara real-time melalui sistem digital. Sistem tersebut memungkinkan perusahaan mendeteksi lebih awal apabila terdapat SPBU dengan level stok kritis sehingga pengiriman tambahan dari terminal BBM terdekat dapat segera dilakukan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kesinambungan pasokan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.

Taufiq menambahkan, selain memperkuat distribusi, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan kualitas layanan di SPBU. Sejumlah petugas marshaling disiagakan untuk membantu mengatur kelancaran antrean kendaraan, sementara konsumen juga mendapatkan fasilitas tambahan berupa air minum dalam kemasan. Melalui aplikasi MyPertamina, pelanggan dapat memanfaatkan berbagai layanan seperti program Extra Point, promo bersama sejumlah merchant, hingga fitur pencarian lokasi SPBU terdekat.

Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum dan para pemangku kepentingan guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

“Kami juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Apabila menemukan indikasi penyalahgunaan, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat ditindaklanjuti,” tambah Taufiq.

Melalui penguatan stok, sistem pemantauan digital, serta peningkatan pelayanan di SPBU, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya menjaga kelancaran distribusi energi sekaligus memastikan kebutuhan BBM masyarakat di Jawa Tengah dan DIY tetap terpenuhi.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru