Menu ✖

Mode Gelap

Jateng Kejar Pemadaman TPA Putri Cempo, Operasi Modifikasi Cuaca Disiapkan

7 Sep 2026 · 18:13 WIB ·


					Jateng Kejar Pemadaman TPA Putri Cempo, Operasi Modifikasi Cuaca Disiapkan Perbesar


SEMARANG
 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintensifkan penanganan kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Kota Surakarta. Selain pemadaman dari darat dan water bombing, operasi modifikasi cuaca (OMC) disiapkan untuk mempercepat penanganan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, penanganan kebakaran kini memasuki hari kelima. Seluruh metode yang memungkinkan terus digunakan untuk menjangkau titik-titik api, termasuk lokasi yang sulit dicapai petugas melalui jalur darat.

“Segala cara digunakan, baik itu dari jalur darat maupun jalur udara. Di hari pertama kita menggunakan jalur darat, dan selanjutnya kita dibantu Polda Jateng dengan menggunakan water bombing,” kata Bergas saat acara jumpa pers di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Senin, 7 September 2026.

Langkah berikutnya, kata Bergas, adalah pelaksanaan operasi modifikasi cuaca oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Operasi tersebut diharapkan sudah dapat mulai dilakukan sekitar 9–10 September 2026.

Bergas mengatakan, seluruh teknologi dan dukungan yang tersedia akan dioptimalkan untuk mempercepat pemadaman. Upaya itu diperlukan mengingat luas kebakaran Putri Cempo kali ini disebut lebih besar dibandingkan peristiwa serupa pada 2023.

Pada kebakaran 2023, kata dia, proses penanganan membutuhkan waktu sekitar 24 hari. Pemprov berharap kejadian kali ini bisa ditangani dalam waktu lebih singkat.

Ia menambahkan, kondisi kebakaran yang lebih luas membuat penanganan membutuhkan upaya ekstra. Karena itu, pemadaman melalui jalur darat maupun udara akan tetap dilanjutkan sembari mempersiapkan operasi modifikasi cuaca.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi telah meninjau langsung penanganan kebakaran TPA Putri Cempo pada Sabtu, 5 September 2026. Ia meminta penanganan dilakukan secara komprehensif melalui kolaborasi Pemprov Jawa Tengah, Pemkot Surakarta, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya.

“Ini harus tuntas, makin cepat makin bagus,” kata Ahmad Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin.

Selain percepatan pemadaman, ia menegaskan keselamatan warga di sekitar TPA harus menjadi prioritas selama proses penanganan berlangsung.

Pemprov juga telah melakukan langkah perlindungan masyarakat dari dampak asap, antara lain dengan menyiagakan layanan kesehatan dan memberikan bantuan masker serta logistik kepada warga maupun petugas di sekitar lokasi kebakaran.***

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Ketua INTI Jateng Apresiasi Respons Kementerian Hukum terhadap Pengaduan Masyarakat

24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Respons Kementerian Hukum terhadap Pengaduan Masyarakat

LDII Gelar Diklat Dai Kamtibmas 2026, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Wujudkan Kota Semarang yang Harmoni

24 Oktober 2026 - 15:42 WIB

LDII Gelar Diklat Dai Kamtibmas 2026, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Wujudkan Kota Semarang yang Harmoni

Kapal Pengangkut BBM Diduga Langgar Aturan, TNI AL Gandeng ESDM

23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Kapal Pengangkut BBM Diduga Langgar Aturan, TNI AL Gandeng ESDM

35 Calon Komisioner KI Jateng Ikuti Psikotes, Hasilnya Jadi Bahan Pertimbangan

22 Oktober 2026 - 19:39 WIB

35 Calon Komisioner KI Jateng Ikuti Psikotes, Hasilnya Jadi Bahan Pertimbangan

Hari Santri, Taj Yasin Dorong Pengabdian Nyata untuk Kesejahteraan Warga

22 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Hari Santri, Taj Yasin Dorong Pengabdian Nyata untuk Kesejahteraan Warga

Gugatan Penghapusan Kredit Dinilai Keliru, Dika Dituntut Ganti Rugi Korban

22 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Gugatan Penghapusan Kredit Dinilai Keliru, Dika Dituntut Ganti Rugi Korban
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar