SEMARANG – Perum BULOG Kanwil Jawa Tengah bersama BULOG Kantor Cabang Semarang dan Satgas Pangan Polda Jateng melakukan monitoring dan evaluasi (monev) penyaluran Bantuan Pangan di sejumlah wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan beras diterima masyarakat secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas.
Monev pada Selasa (15/9/2026) menyasar Desa Kopeng dan Desa Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan tersebut diikuti Wakil Pimpinan Wilayah (Wapinwil) Perum BULOG Kanwil Jateng Gandi Prarista beserta jajaran, serta Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Semarang Rendy Ardiansyah bersama jajaran.
Kegiatan monev bersama Satgas Pangan Polda Jateng telah berlangsung sejak Senin (14/9/2026), dengan pemantauan sebelumnya dilakukan di wilayah Kota Semarang.
Gandi mengatakan, monitoring dilakukan sebagai bagian dari upaya mempercepat sekaligus mengawasi proses penyaluran Bantuan Pangan agar berjalan sesuai ketentuan.
“Monitoring dan evaluasi ini untuk memastikan penyaluran Bantuan Pangan tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat kualitas. Kalau ditemukan kendala di lapangan, kami evaluasi dan segera mencari solusi sesuai mekanisme dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Selain memastikan bantuan diterima oleh penerima yang berhak, monev juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung pelaksanaan distribusi di lapangan. Dengan demikian, berbagai persoalan yang berpotensi menghambat penyaluran dapat segera ditindaklanjuti.
3,36 Juta Penerima di Jateng
Berdasarkan data pagu Bantuan Pangan periode Juli–September 2026, Perum BULOG Kanwil Jateng mencatat sebanyak 3.368.462 Penerima Bantuan Pangan (PBP). Total pagu beras yang disiapkan mencapai 101.053.860 kilogram.
Khusus wilayah kerja BULOG Kantor Cabang Semarang, terdapat 753.335 PBP dengan total pagu beras sebanyak 22.600.050 kilogram.
Penerima bantuan tersebut tersebar di enam wilayah, yakni Kabupaten Demak sebanyak 198.757 PBP, Grobogan 221.416 PBP, Kendal 115.584 PBP, Kabupaten Semarang 104.101 PBP, Kota Salatiga 14.243 PBP, dan Kota Semarang 99.234 PBP.
Dari enam wilayah tersebut, Kabupaten Grobogan menjadi daerah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 221.416 PBP, disusul Kabupaten Demak sebanyak 198.757 PBP. Sedangkan jumlah penerima paling sedikit berada di Kota Salatiga dengan 14.243 PBP.
Secara keseluruhan, bantuan tersebut dialokasikan sebanyak 30 kilogram beras untuk setiap penerima selama tiga bulan, atau setara dengan 10 kilogram beras per bulan.
Melalui monitoring secara langsung bersama Satgas Pangan Polda Jateng, BULOG memastikan proses distribusi berjalan sesuai mekanisme sekaligus memperkuat pengawasan agar bantuan yang disalurkan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.***



