Menu ✖

Mode Gelap

Pulihkan Penglihatan Masyarakat, JEC dan Gerakan Matahati Gelar Operasi Katarak Gratis

15 Okt 2026 · 18:59 WIB ·


					Pulihkan Penglihatan Masyarakat, JEC dan Gerakan Matahati Gelar Operasi Katarak Gratis Perbesar


SEMARANG
– JEC Eye Hospitals and Clinics bersama Gerakan Matahati memperluas akses layanan kesehatan mata bagi masyarakat Jawa Tengah melalui program operasi katarak gratis di RS Mata JEC CANDI @ Semarang dan Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto.

Program ini merupakan bagian dari kegiatan sosial yang menyasar 101 pasien di jaringan JEC Eye Hospitals and Clinics sepanjang Oktober hingga Desember 2026. Pelaksanaannya melibatkan Lions Eye Bank Jakarta (LEBJ) dan Lions Club Indonesia.

Kegiatan tersebut digelar untuk memperingati 101 tahun kelahiran Pandji Wisaksana, pendiri Gerakan Matahati. Program ini sekaligus mendukung target Gerakan Matahati untuk memfasilitasi 1.010 operasi katarak gratis hingga akhir 2026.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan World Sight Day 2026 dengan mengusung semangat Love Your Eyes. Melalui program tersebut, JEC dan para mitra berupaya mendekatkan layanan kesehatan mata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Kebutuhan penanganan gangguan penglihatan di Jawa Tengah masih menjadi perhatian. Survei Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB) pada 2015 mencatat prevalensi kebutaan sebesar 2,7 persen pada penduduk berusia 50 tahun ke atas. Data tersebut menjadi salah satu rujukan historis mengenai tantangan kesehatan mata di provinsi ini.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI menyebut sekitar 600.000 hingga 650.000 kasus kebutaan akibat katarak sepanjang 2025. Katarak juga tercatat sebagai penyebab 81,2 persen kasus kebutaan pada penduduk berusia di atas 50 tahun.

Besarnya angka tersebut menunjukkan pentingnya pemeriksaan mata dan akses terhadap tindakan operasi, terutama bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan biaya maupun akses layanan kesehatan.

Gejala katarak antara lain penglihatan kabur, mudah silau, serta kesulitan membaca atau mengenali wajah. Keluhan tersebut sebaiknya tidak dianggap sebagai bagian alami dari proses penuaan. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk memastikan penyebab gangguan penglihatan dan menentukan penanganan yang sesuai.

Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof. Dr. Tjahjono D. Gondhowiarjo, SpM(K), PhD, mengatakan perluasan akses layanan kesehatan mata harus diiringi dengan kualitas pelayanan dan keselamatan pasien.

“Bagi kami, memperluas akses berarti membantu masyarakat memperoleh penanganan yang dibutuhkan dengan standar pelayanan yang tetap terjaga. Pasien dalam program sosial menjalani pemeriksaan, tindakan sesuai indikasi medis, dan pemantauan pascaoperasi sebagai satu rangkaian layanan,” ujarnya.

Menurut Tjahjono, JEC secara berkelanjutan telah melaksanakan lebih dari 4.000 operasi katarak gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ia menambahkan, kehadiran JEC CANDI @ Semarang dan JEC ANWARI @ Purwokerto memberikan pilihan lokasi layanan bagi masyarakat Jawa Tengah, sekaligus mendukung kesinambungan penanganan setelah operasi.

Layanan Kesehatan Mata di Semarang

RS Mata JEC CANDI @ Semarang yang berlokasi di Jalan Pamularsih Nomor 112, Semarang, menyediakan berbagai layanan kesehatan mata, mulai dari penanganan katarak, kornea dan bedah refraktif, vitreoretina, glaukoma, hingga okuloplasti dan rekonstruksi orbita.

Fasilitas tersebut juga menyediakan layanan neuro-oftalmologi, infeksi dan imunologi, mata kering, mata anak, trauma mata, lensa kontak, serta pengendalian miopia atau myopia control care.

Direktur RS Mata JEC CANDI @ Semarang, Dr. Afrisal Hari Kurniawan, SpM(K), mengatakan penanganan katarak perlu diawali dengan pemeriksaan menyeluruh agar tindakan yang diberikan sesuai dengan kondisi mata dan kebutuhan pasien.

“Katarak dapat memengaruhi kemampuan seseorang untuk membaca, bekerja, hingga bergerak secara mandiri. Karena itu, kami mengawali penanganan dengan pemeriksaan menyeluruh agar tindakan yang direncanakan sesuai dengan kondisi mata pasien,” katanya.

Ia menjelaskan, ketelitian medis menjadi perhatian dalam setiap tahapan penanganan, mulai dari perencanaan operasi hingga pemantauan pemulihan pasien.

Melalui program operasi katarak gratis tersebut, pihaknya berharap semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh penanganan yang tepat sehingga mampu kembali menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan mandiri.

JEC ANWARI Perluas Akses di Purwokerto

Di wilayah Banyumas, Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto yang beralamat di Jalan Jatiwinangun Nomor 59 turut mendekatkan layanan kesehatan mata bagi masyarakat Purwokerto dan sekitarnya.

Layanan yang tersedia meliputi penanganan katarak, kornea dan bedah refraktif, vitreoretina, glaukoma, okuloplasti, mata anak, trauma mata, serta pengendalian miopia.

Direktur Utama PT Mitra Anwari, Dr. Anas Anwari, SpM, mengatakan dukungan teknologi dan kelengkapan layanan menjadi bagian penting dalam memberikan penanganan katarak sesuai kebutuhan pasien.

“Di Klinik Utama Mata JEC ANWARI @ Purwokerto, layanan katarak didukung teknologi canggih dan modern serta dokter spesialis mata yang merencanakan tindakan sesuai kondisi pasien. Dukungan ini melengkapi layanan yang menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kondisi mata dan pemilihan lensa tanam hingga pemantauan setelah operasi,” ujarnya.

Menurut Anas, tersedianya layanan untuk berbagai gangguan mata juga membantu dokter mengevaluasi kondisi lain yang dapat memengaruhi hasil penglihatan pasien.

Melalui program tersebut, JEC ANWARI berharap masyarakat Banyumas dan sekitarnya semakin mudah mengakses layanan kesehatan mata berbasis teknologi modern, dengan tetap mengutamakan ketelitian medis, keselamatan, dan kenyamanan pasien.

Perluas Jaringan Layanan Kesehatan Mata

JEC Eye Hospitals and Clinics telah menghadirkan layanan kesehatan mata sejak 1984. Saat ini, jaringan tersebut didukung 16 fasilitas yang terdiri atas lima rumah sakit mata dan 11 klinik utama mata di Indonesia.

Pengembangan jaringan JEC memasuki babak baru setelah PT Nitrasanata Dharma Tbk, perusahaan pengelola JEC Eye Hospitals and Clinics, mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) pada 7 Juli 2026 dengan kode saham JECX.

JEC juga terus mengembangkan jangkauan layanannya melalui pembangunan JEC BALI @ Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Bali, serta persiapan fasilitas baru di Tangerang dan JEC JAVA @ Kediri.

Melalui pengembangan jaringan dan program sosial, JEC berupaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata yang berkualitas, termasuk bagi mereka yang membutuhkan bantuan untuk mendapatkan penanganan katarak.***

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Ahmad Luthfi Prihatin Kabar OTT Klaten, Minta Tunggu Keterangan Resmi KPK

15 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Ahmad Luthfi Prihatin Kabar OTT Klaten, Minta Tunggu Keterangan Resmi KPK

Ahmad Luthfi Ajak Kampus Turun ke Desa, Perkuat Pemberdayaan Warga Miskin

15 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Ahmad Luthfi Ajak Kampus Turun ke Desa, Perkuat Pemberdayaan Warga Miskin

Aksi Damai GJL di Semarang Soroti Mafia Tanah, Korupsi, dan Premanisme

15 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Aksi Damai GJL di Semarang Soroti Mafia Tanah, Korupsi, dan Premanisme

Penanganan TBC Jateng Dinilai Efektif, Wamendagri Dorong Replikasi Nasional

14 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Penanganan TBC Jateng Dinilai Efektif, Wamendagri Dorong Replikasi Nasional

Solusi Bangun Indonesia Raih ASEAN Energy Awards 2026 Berkat Inovasi RDF

14 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Dalam malam penganugerahan di Manila, Filipina, Rabu (7/10/2026), Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia Edi Sarwono menerima penghargaan dari Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, Nguyen Viet Son.

Pemerintah Siapkan Rp120 Miliar untuk Renovasi RSUD RA Kartini Jepara

13 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Pemerintah Siapkan Rp120 Miliar untuk Renovasi RSUD RA Kartini Jepara
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar