JAKARTA – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) meraih ASEAN Energy Awards 2026 kategori Emerging Low Carbon Technologies berkat inovasi pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif atau Refuse-Derived Fuel (RDF) menggunakan teknologi biodrying di Cilacap, Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan di Manila, Filipina, Rabu (7/10/2026). Direktur Operasi Solusi Bangun Indonesia Edi Sarwono menerima penghargaan tersebut dari Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, Nguyen Viet Son.
Inovasi bertajuk Biodrying-based Refuse-Derived Fuel (RDF) for Cement Co-Processing in Cilacap Plant ini dikembangkan melalui Nathabumi, unit bisnis pengelolaan limbah Solusi Bangun Indonesia. Teknologi tersebut mengolah sampah perkotaan menjadi bahan bakar alternatif untuk menggantikan sebagian penggunaan batubara dalam produksi semen.
Edi mengatakan, penghargaan tingkat regional ASEAN tersebut menjadi pengakuan atas kolaborasi berbagai pihak dalam mengembangkan fasilitas RDF di Cilacap, yang disebut sebagai fasilitas RDF pertama di Indonesia.
“Pengakuan di tingkat ASEAN ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah dapat menjadi bagian dari solusi dekarbonisasi industri sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Edi dalam keterangan resmi, Kamis (8/10/2026).
Berdasarkan data perusahaan, sepanjang 2020–2025, fasilitas RDF Cilacap telah mengolah lebih dari 203.000 ton sampah menjadi sekitar 93.000 ton RDF. Pemanfaatan bahan bakar alternatif tersebut menggantikan sekitar 103.000 ton batubara dan mengurangi lebih dari 24.000 ton emisi karbon dioksida (CO₂) dari substitusi bahan bakar fosil.
Capaian tersebut memperlihatkan potensi pemanfaatan sampah sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung ekonomi sirkular sekaligus menekan emisi karbon di sektor industri semen.
Solusi Bangun Indonesia menyatakan akan terus mendorong replikasi model bisnis pengelolaan RDF dan memperluas pemanfaatannya ke wilayah lain. Perusahaan berharap langkah tersebut dapat membantu mengatasi persoalan sampah sekaligus mendukung transformasi industri yang lebih berkelanjutan.
“Ke depan, kami akan terus mendorong replikasi bisnis model pengelolaan RDF serta memperluas pemanfaatan RDF ke wilayah lain. Kami berharap pendekatan ini dapat memberikan dampak yang semakin luas bagi pengelolaan sampah dan transformasi industri yang lebih berkelanjutan,” kata Edi.
ASEAN Energy Awards merupakan penghargaan regional bagi proyek, organisasi, dan individu yang berkontribusi terhadap inovasi energi bersih dan transisi energi di kawasan Asia Tenggara. Penganugerahan tahun ini menjadi bagian dari rangkaian 44th ASEAN Ministers on Energy Meeting (AMEM) dan 26th ASEAN Energy Business Forum.
Solusi Bangun Indonesia merupakan perusahaan semen dan bahan bangunan yang mayoritas sahamnya, sebesar 83,52%, dimiliki PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Selain semen, perusahaan juga menjalankan bisnis beton siap pakai, agregat, serta layanan pengelolaan limbah ramah lingkungan.











