Menu ✖

Mode Gelap

Polisi Gandeng MKDKI Usut Dugaan Malapraktik Nanie Darham

4 Des 2023 · 11:51 WIB ·


					Polisi Gandeng MKDKI Usut Dugaan Malapraktik Nanie Darham/PMJ News. Perbesar

Polisi Gandeng MKDKI Usut Dugaan Malapraktik Nanie Darham/PMJ News.

JAKARTA – Polisi akan berkoordinasi dengan pihak lain dalam mengusut kasus dugaan malapraktik yang terjadi pada artis Nanie Darham yang meninggal dunia usai operasi sedot lemak.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Bintoro mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI).

“Selanjutnya kami akan koordinasi dengan MKDKI, Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia sesuai dengan amanah UU terbaru,” ujar Bintoro dilansir dari PMJ News Senin (4/12/2023).

Lebih lanjut, Bintoro menuturkan koordinasi pihaknya dengan MKDKI yakni untuk menanyakan saran serta masukan dalam penanganan kasus tersebut.

“Kami akan berusaha untuk meminta saran masukan apakah ini masuk dalam tindak pidana malapraktik atau bagaimana,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan tengah menyelidiki kematian artis Nanie Darham yang diduga akibat malpraktik setelah melakukan operasi sedot lemak di sebuah klinik.

“Saat ini kami sedang melaksanakan penanganan terhadap laporan polisi tanggal 22 Oktober terkait adanya dugaan malpraktik dengan korban Saudari NA,” ungkap Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi kepada wartawan, Jumat (24/11/2023).

Menurut Yossi, awalnya Nanie Darham bersama temannya datang ke klinik tersebut untuk menjalani operasi sedot lemak pada Sabtu (21/10). Saat menjalani operasi, korban tiba-tiba berada di fase tidak stabil dan harus dilarikan ke rumah sakit.

“Dalam proses operasi, kemudian terjadi informasi bahwa kondisi korban dalam kondisi yang tidak stabil. Sehingga pada saat itu klinik kemudian menghubungi ambulan untuk membawa korban menuju ke rumah sakit di daerah Barito,” jelasnya.

Sesampai di rumah sakit, Nanie Darham langsung dilarikan ke IGD. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia. Pihak keluarga selanjutnya membuat laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan atas dugaan malpraktik.

“Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit. Ditangani di IGD di rumah sakit di daerah Barito, dan dinyatakan korban meninggal dunia. Atas peristiwa tersebut, pihak keluarga kemudian membuat laporan terkait dengan dugaan malpraktik yang dialami oleh korban,” terangnya.

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Kawal Penanganan Karhutla, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

23 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Kawal Penanganan Karhutla, Mahasiswa UIN Walisongo Semarang Tekankan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

JNE Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Logistik

10 Oktober 2026 - 09:12 WIB

JNE resmi mengantongi sertifikat halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

Kasus Pemalang Jadi Evaluasi, Disdik Jateng Perkuat Pencegahan Bullying

7 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Kasus Pemalang Jadi Evaluasi, Disdik Jateng Perkuat Pencegahan Bullying

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

6 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

5 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan
Trending di Nasional

Tinggalkan Komentar