Menu ✖

Mode Gelap

Cegah Penyakit Degeneratif, Shinta Ajak Pengurus TP PKK Olahraga dan Rutin Periksa Kesehatan

27 Sep 2024 · 12:37 WIB ·


					Cegah Penyakit Degeneratif, Shinta Ajak Pengurus TP PKK Olahraga dan Rutin Periksa Kesehatan Perbesar

SEMARANG – Penjabat Ketua TP PKK Jawa Tengah, Shinta Nana Sudjana, mengajak jajaran pengurus untuk menjaga kesehatan. Selain berolahraga, dan pola hidup sehat ia mengajak kadernya rutin memeriksakan diri di Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu), untuk mencegah penyakit tidak menular (PTM).

Shinta memberi teladan dengan mengikuti kegiatan Posbindu PTM di Gedung PKK Jateng, Jumat (27/9/2024). Sebelum mengecek kesehatan, ia mengikuti senam irama di aula gedung tersebut. Kemudian, Shinta memeriksa tekanan darah, asam urat, kadar gula darah, hingga kolesterol.

“Ini upaya kita menjaga kesehatan. Dengan olahraga dan memeriksakan kesehatan, agar terhindar dari penyakit. Ayo ibu-ibu jangan takut periksa,” tuturnya.

Pada ajang Posbindu PTM tersebut, PKK Jateng menggandeng Balkesmas Semarang, untuk memeriksa kesehatan para pengurus.

Petugas kesehatan Balkesmas Semarang dr Pancawardhani mengatakan, pemeriksaan kesehatan penting untuk mencegah penyakit. Menurutnya, meski tubuh belum merasa sakit, namun penyakit muncul karena akumulasi sisa metabolisme dan keengganan bergerak.

“Proses penyakit tidak ujug-ujug (tiba-tiba). Jadi lebih baik kalau kita periksakan. Kalau kolesterol tinggi, kita atur pola makan. Kalau gula darah tinggi berarti kurangi gula. Ibaratnya tak usah takut, sekarang sudah bisa diobati. Justru kalau kita mengetahui lebih dini, pengobatan lebih efektif,” ujarnya.

Ia menambahkan, rerata penyakit degeneratif muncul karena pola hidup yang tidak sehat. Oleh karenanya, ia mengimbau pengurus TP PKK dan masyarakat, agar memperhatikan betul tiga pola.

“Perbaiki pola hidup, pola makan dan pola pikir. Ingat, sekarang penyakit yang disebabkan karena pola pikir entah itu kita sedih, stres, itu bisa memicu timbulnya penyakit,” imbuhnya.

Anggota Pokja II TP PKK Jateng Jeanni Cahyo, mengaku merasakan manfaat pemeriksaan kesehatan tersebut. Dia menyebut, dengan pemeriksaan rutin, dapat mencegah penyakit menumpuk di tubuhnya.

Selain itu, Jeanni juga rutin berlari kecil alias jogging untuk menjaga berat badan dan kesehatannya.

“Penting sekali itu. Jangan sampai kita tidak tahu. Seperti kemarin tiba-tiba kolesterol saya sampai 300 (mg/dL), sehingga badan pegal tangan kaku. Sekarang kan periksa ke apotek juga ada, harganya pun tidak mahal, hanya sekitar Rp30 ribu,” pungkas Jeanni.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Perjuangan Pelari Taklukkan Gunung Slamet, Sambutan Warga dan Panorama Guci Jadi Kenangan

25 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Perjuangan Pelari Taklukkan Gunung Slamet, Sambutan Warga dan Panorama Guci Jadi Kenangan

Ketua INTI Jateng Apresiasi Respons Kementerian Hukum terhadap Pengaduan Masyarakat

24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Respons Kementerian Hukum terhadap Pengaduan Masyarakat

LDII Gelar Diklat Dai Kamtibmas 2026, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Wujudkan Kota Semarang yang Harmoni

24 Oktober 2026 - 15:42 WIB

LDII Gelar Diklat Dai Kamtibmas 2026, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Wujudkan Kota Semarang yang Harmoni

Kapal Pengangkut BBM Diduga Langgar Aturan, TNI AL Gandeng ESDM

23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Kapal Pengangkut BBM Diduga Langgar Aturan, TNI AL Gandeng ESDM

35 Calon Komisioner KI Jateng Ikuti Psikotes, Hasilnya Jadi Bahan Pertimbangan

22 Oktober 2026 - 19:39 WIB

35 Calon Komisioner KI Jateng Ikuti Psikotes, Hasilnya Jadi Bahan Pertimbangan

Hari Santri, Taj Yasin Dorong Pengabdian Nyata untuk Kesejahteraan Warga

22 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Hari Santri, Taj Yasin Dorong Pengabdian Nyata untuk Kesejahteraan Warga
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar