Menu ✖

Mode Gelap

Potensi Hujan Intensitas Sedang Hingga Lebat di Jateng 7-9 November 2022, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Cuaca Ekstrem

7 Nov 2022 · 10:18 WIB ·


					Ilustrasi potensi cuaca ekstrem di Jateng Perbesar

Ilustrasi potensi cuaca ekstrem di Jateng

PORTALJATENG.ID — Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer aktifnya gelombang Rossby dan anomali suhu muka laut positif di Laut Jawa dan Samudera Hindia selatan Jawa memicu adanya peningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Jateng.

Kelembaban udara yang relatif cukup tinggi dan labilitas lokal yang cukup kuat turut berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia, khususnya Jateng.

Berdasarkan kondisi tersebut di atas, BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan INTENSITAS SEDANG – LEBAT yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang dalam waktu singkat untuk periode 07 – 09 November 2022 dapat terjadi di wilayah Jateng di wilayah berikut:

Tanggal 07 November 2022
Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Kudus, Temanggung, Salatiga, Kab./Kota Semarang, Kendal, Kab. Pekalongan, Kab. Tegal, Brebes dan sekitarnya

Tanggal 08 November 2022
Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Demak, Jepara, Temanggung, Kab. Semarang, Kendal, Kab. Pekalongan, Brebes dan sekitarnya

Tanggal 09 November 2022
Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Kab./Kota Magelang, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Surakarta, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Salatiga, Kab./Kota Semarang, Kab. Pekalongan, Kab. Tegal, Brebes dan sekitarnya

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem pada periode tiga hari ke depan yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, hujan es, tanah longsor, angin kencang, dan puting beliung.

“Terutama untuk masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Sutikno dalam keterangan tertulisnya. (PJ2)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Gugatan Penghapusan Kredit Dinilai Keliru, Dika Dituntut Ganti Rugi Korban

22 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Gugatan Penghapusan Kredit Dinilai Keliru, Dika Dituntut Ganti Rugi Korban

Ahmad Luthfi: Semangat Resolusi Jihad Harus Berlanjut Melawan Kemiskinan

22 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Ahmad Luthfi: Semangat Resolusi Jihad Harus Berlanjut Melawan Kemiskinan

Porprov Jateng 2026 Libatkan Ribuan Atlet, UMKM hingga Hotel Berpeluang Untung

21 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Porprov Jateng 2026 Libatkan Ribuan Atlet, UMKM hingga Hotel Berpeluang Untung

Ahmad Luthfi: 1.724 Gerakan Pangan Murah Harus Berdampak pada Masyarakat

21 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Ahmad Luthfi: 1.724 Gerakan Pangan Murah Harus Berdampak pada Masyarakat

62 Pasangan Resmi Menikah di MAJT, Taj Yasin Pimpin Doa Pengantin

21 Oktober 2026 - 14:03 WIB

62 Pasangan Resmi Menikah di MAJT, Taj Yasin Pimpin Doa Pengantin

Abrasi Ancam Pesisir Sayung, Pemprov Jateng Bangun Pelindung Pantai 930 Meter

21 Oktober 2026 - 07:56 WIB

Abrasi Ancam Pesisir Sayung, Pemprov Jateng Bangun Pelindung Pantai 930 Meter
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar