Menu ✖

Mode Gelap

Pertamina Sidak Pangkalan LPG 3 kg di Kota Semarang

14 Sep 2024 · 19:29 WIB ·


					PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) bersama Dinas Perdagangan Kota Semarang dan Hiswana Migas melakukan sidak ke sejumlah pangkalan LPG di Kota semarang. Perbesar

PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) bersama Dinas Perdagangan Kota Semarang dan Hiswana Migas melakukan sidak ke sejumlah pangkalan LPG di Kota semarang.

Semarang – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) bersama Dinas Perdagangan Kota Semarang serta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pangkalan di Kota semarang. Sidak ini berlangsung pada Jumat (13/09) untuk memastikan ketersedian LPG 3 kg tersedia untuk masyarakat.

Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Aribawa mengungkapkan, pengecekan langsung di lapangan ini dalam rangka untuk melihat ketersediaan LPG 3 kg di Kota Semarang”

Hari ini kami bersama Dinas Perdagangan Kota Semarang, tim internal, dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) memastikan dan memonitor kondisi lapangan terkait dengan ketersediaan LPG 3 kg di lapangan dan memastikan pangkalan menjual sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Aribawa menambahkan, sidak juga memastikan pangkalan mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta pencatatan digital untuk pangkalan melalui sistem Merchant Apps Pertamina (MAP). Aplikasi MAP ini untuk mempermudah pangkalan melakukan pendataan secara digital siapa saja dan berapa konsumsi LPG 3 kg.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Stabilisasi Harga Dinas Perdagangan Kota Semarang, Siti Arkunah mengungkapkan apresiasi kepada Pertamina Patra Niaga JBT serta Hiswana Migas yang ikut turun langsung untuk melakukan pengecekan penyaluran distribusi LPG 3 kg.

“Pada dasarnya, kami bersama tim Pertamina Patra Niaga JBT rutin melaksanakan kunjungan lapangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi, minimal satu kali dalam satu bulan. Alhamdulillah selama melakukan pengecekan, penyaluran LPG 3 kg di Kota Semarang aman dan lancar,” ujar Siti Arkunah.

Sementara itu, salah satu pangkalan LPG 3 kg yang dikunjungi, Suyut Santosa mengatakan bahwa selama ini stok LPG 3 kg aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. “Stok LPG 3 kg tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar dan yang membeli hampir semuanya adalah konsumen rumah tangga,” katanya.

Terdapat 5 pangkalan dan 1 warung makan di Kecamatan Ngaliyan, serta 2 pangkalan di Kecamatan Sumatera Utara yang ditinjau langsung oleh Pertamina Patra Niaga JBT bersama dengan Dinas Perdagangan Kota Semarang.

EGM Regional JBT Pertamina Patra Niaga bersama tim internal juga melanjutkan sidak ke 3 pangkalan, 3 warung makan, serta 2 usaha mikro di Kecamatan Semarang Timur.

Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah nomor 540/20 tahun 2024 adalah Rp 18.000 per tabung. Sebelumnya Rp 15.500 per tabung berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah nomor 541/15 tahun 2015. HET yang ditetapkan Gubernur tersebut merupakan HET di tingkat pangkalan, bukan di tingkat pengecer, toko, atau warung kelontong non-pangkalan. Identitas pangkalan resmi adalah ada papan nama pangkalan LPG 3 kg.

Sesuai Perpres 104/2007 & 38/2019, LPG 3 kg adalah untuk rumah tangga miskin, usaha mikro, petani sasaran (petani kecil), dan nelayan sasaran (nelayan kecil). Sesuai surat edaran Dirjen Migas no B-2461/MG.05/DJM/2022, usaha yang dilarang membeli adalah restoran, hotel, peternakan, pertanian (di luar petani sasaran), tani tembakau, jasa las, batik, dan binatu (laundry).

“Pertamina Patra Niaga termasuk Regional Jawa Bagian Tengah terus berkomitmen untuk memastikan kelancaran penyaluran LPG 3 kg ke masyarakat. Saat ini, kami beserta seluruh tim di masing-masing kota dan kabupaten berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan masing-masing wilayah dan hiswana turun ke lapangan untuk memastikan penjualan LPG 3 kg sesuai dengan HET yang berlaku. Semoga dengan kegiatan ini, penyaluran LPG 3 kg bisa terkendali ,” tutup Aribawa.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Face Recognition KAI Daop 4 Semarang Tembus 945 Ribu Pelanggan

27 Juli 2026 - 12:55 WIB

Face Recognition KAI Daop 4 Semarang Tembus 945 Ribu Pelanggan

LDII Jateng Gelar Bedah Buku, Wamen Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak: Pintu Dialog Rawat Keberagaman dan Persatuan

18 Juli 2026 - 20:58 WIB

LDII Jateng Gelar Bedah Buku, Wamen Haji dan Umroh Dahnil Anzar Simanjuntak: Pintu Dialog Rawat Keberagaman dan Persatuan

Dosen STIKES Semarang Berikan Sosialisasi Bahaya Bullying di MPLS PKBM Shirothol Mustaqim

15 Juli 2026 - 18:11 WIB

Dosen STIKES Semarang Berikan Sosialisasi Bahaya Bullying di MPLS PKBM Shirothol Mustaqim

Libur Sekolah 2026, KAI Daop 4 Semarang Layani 1,09 Juta Penumpang, Stasiun Tawang Tertinggi

13 Juli 2026 - 16:53 WIB

Penumpang KAI Daop 4 Semarang libur sekolah 2026

LDII Kota Semarang Perkuat Pembinaan Generasi Profesional, Nasionalis dan Religius Melalui CAI ke-47

5 Juli 2026 - 16:54 WIB

LDII Kota Semarang Perkuat Pembinaan Generasi Profesional, Nasionalis dan Religius Melalui CAI ke-47

Lewat Trade Expo Indonesia 2026, Kemendag Ajak Pelaku Usaha Jateng Perluas Pasar Ekspor Global

30 Juni 2026 - 19:39 WIB

Lewat Trade Expo Indonesia 2026, Kemendag Ajak Pelaku Usaha Jateng Perluas Pasar Ekspor Global
Trending di News

Tinggalkan Komentar