Kendal – Jawa Tengah Berkilau di Kancah Internasional,
Kabupaten Kendal menjadi pusat perhatian dunia setelah sukses menggelar KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro 2025. Event bergengsi yang memasuki tahun ketujuh ini tidak hanya memamerkan ketangguhan para rider dari berbagai negara, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi dan pariwisata Jawa Tengah. Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, dengan bangga menyatakan bahwa ajang ini adalah bukti nyata bagaimana olahraga ekstrem bisa menjadi katalis pertumbuhan ekonomi daerah.
Dari Kendal untuk Dunia: Event Kelas Internasional dengan Multiplier Effect Besar.
Tak sekadar balapan, Hiu Selatan International Hard Enduro telah menjelma menjadi festival besar yang menyedot perhatian ribuan penonton dan peserta dari 14 negara, termasuk Spanyol, Inggris, Meksiko, Bulgaria, Rusia, hingga negara Asia seperti Malaysia dan Singapura.
Gubernur Luthfi, yang turut memimpin City Parade bersama Wakil Bupati Kendal Benny Karnadi, menegaskan bahwa event ini adalah pintu gerbang promosi potensi Kendal dan Jateng ke dunia internasional.
“Ini bukan hanya tentang olahraga, tapi juga tentang bagaimana kita mengenalkan Kawasan Industri Kendal (KIK), UMKM lokal, dan destinasi wisata kita. Lihat saja, hotel-hotel di Semarang dan Kendal penuh! Ini bukti ekonomi bergerak,”tegas Luthfi.
Dampak Nyata untuk Masyarakat: Dari UMKM Hingga Pariwisata
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengungkapkan kebanggaannya melihat antusiasme peserta dan dampak positif yang dirasakan masyarakat.
“Ini efeknya luar biasa. Penginapan penuh, UMKM laris, bahkan rumah warga banyak disewa peserta. Kami berharap Kendal bisa terus menjadi tuan rumah event sekelas ini,” ujar Dyah didampingi Benny Karnadi.
Untuk memaksimalkan dampak ekonomi, panitia juga menggelar bazar UMKM, pameran otomotif, dan berbagai kegiatan pendukung, menjadikan acara ini sebagai festival ekonomi kreatif yang menguntungkan banyak pihak.
Sirkuit Menantang, Rider Terpacu Adrenalin
Para peserta mengakui bahwa rute balap tahun ini lebih ekstrem dan menantang dibanding edisi sebelumnya. Medan berbukit, tanjakan terjal, dan jeram berkelas internasional di Kuari Sumberejo, Kaliwungu, menjadi ujian nyata bagi ketangguhan para rider.
Seperti yang diutarakan Bimo Sigit Rusanjaya (Salatiga), peserta yang sudah dua kali ikut, mengaku,”Tanjakan tahun ini lebih gila Tapi justru bikin semangat.”
Pendapat serupa diungkapkan Fajar Jafar Aldebaran, rider kawakan asal Ungaran, yang mengatakan “Sirkuitnya sangat menantang, tapi well-organized. Ini pengalaman terbaik buat saya”, kelakarnya.
Disinggung apakah Kendal Siap Jadi Tuan Rumah Tetap?
Koordinator Event, Lau Aguan, memuji kesiapan Kendal dengan medan balap yang unik dan memenuhi standar dunia.
Dirinya mengaku, dengan kesuksesan tahun ini, peluang Kendal menjadi tuan rumah tetap Hiu Selatan International Hard Endurosemakin terbuka lebar.
Ayo Sambut Tahun Depan dengan Lebih Spektakuler!
Dengan kombinasi olahraga ekstrem, daya tarik wisata, dan dampak ekonomi nyata, KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro 2025 telah mencatatkan diri sebagai event multisektor terbaik di Jawa Tengah. “Siap-siap, tahun depan pasti lebih dahsyat!”, pungkas pria dengan ciri khas kepala plontos ini.



