Rabu, 3 Juni 2026
33.9 C
Semarang

Polrestabes Semarang Kembalikan Puluhan Motor Curanmor, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terkait

SEMARANG, PortalJateng.id – Halaman Mapolrestabes Semarang pada Rabu (3/6/2026) pagi itu berbeda. Bukan suara sirine atau deru kendaraan dinas yang mendominasi.

Melainkan tawa lepas dan ucapan syukur. Dari sejumlah warga yang akhirnya bisa menggenggam kembali kunci sepeda motor mereka.

Momen pengembalian barang bukti hasil pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini bukan sekadar seremonial. Ia adalah bukti nyata bahwa keadilan tetap menjadi prioritas.

Dua Tersangka Diamankan, Jaringan Lintas Wilayah Terbongkar

Polrestabes Semarang kembalikan motor curanmor ke pemilik

Jajaran Polrestabes Semarang secara resmi menyerahkan puluhan unit sepeda motor kepada pemilik sahnya. Kendaraan ini sebelumnya diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim).

Mereka membongkar jaringan curanmor lintas wilayah. Jaringan ini beroperasi meresahkan dari Kota Semarang hingga Kabupaten Pati.

Dalam operasi tersebut, dua tersangka berhasil diamankan:

  • RAS (38) , warga Genuk, sebagai eksekutor lapangan
  • DWR (28) , warga Trangkil, Pati, sebagai penadah

AKP Dwi Yudi Setiawan, Kanit Unit 5 Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, menjelaskan pengungkapan ini berawal dari ketelitian petugas di awal Mei 2026.

“Kami tidak hanya mengejar pelakunya. Tetapi juga memastikan barang bukti dapat kembali ke tangan yang berhak. Hari ini, lima pemilik sah telah kami verifikasi dokumen dan identitas kendaraannya sebelum proses penyerahan,” ujar AKP Dwi Yudi dengan nada tenang namun tegas.

Hilmi: Alhamdulillah, Prosesnya Mudah dan Tanpa Pungutan

Polrestabes Semarang kembalikan motor curanmor ke pemilik

Bagi Hilmi , seorang mahasiswa asal Magelang yang sedang magang di Tembalang, momen ini adalah pelajaran berharga. Motor kesayangannya raib pada 7 Mei 2026.

Penyebabnya , kelalaiannya sendiri yang meninggalkan kunci menempel di kontak.

“Saya akui ada kelalaian di sana. Tapi alhamdulillah, polisi bekerja cepat. Seminggu kemudian saya sudah dihubungi. Prosesnya transparan, mudah, dan tanpa pungutan biaya sepeser pun,” kenang Hilmi sambil mengelus bodi motornya.

Motor yang sempat hilang kini sudah kembali utuh.

Polisi Buka Kesempatan bagi Pemilik Lain

Polrestabes Semarang masih membuka kesempatan bagi warga lain yang kehilangan kendaraan. Lokasi kejadian di kawasan Ngesrep, Banyumanik, Genuk, dan Sawah Besar selama periode Mei 2026.

Masyarakat dapat melakukan pengecekan di Unit Resmob. Ini adalah undangan terbuka bagi siapa saja yang merasa haknya belum kembali.

Keamanan sejati memang dimulai dari upaya aparat. Tapi ia juga tumbuh dari kesadaran kita masing-masing.

Kelalaian kecil, seperti kunci yang tertinggal, bisa membuka celah bagi ketidaknyamanan. Namun, ketika musibah terjadi, sikap saling percaya antara warga dan aparat menjadi jembatan terbaik.

Pada akhirnya, kembalinya motor-motor ini bukan hanya soal harta benda yang ditemukan. Lebih dari itu, ini adalah pengingat bahwa di tengah hiruk-pikuk kota, masih ada sistem yang bekerja untuk menjaga keseimbangan.

Mari kita jaga harta kita dengan lebih bijak. Dan teruslah bersikap optimis bahwa kebaikan dan ketertiban akan selalu menemukan jalannya pulang.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru