Menu ✖

Mode Gelap

Sebar NACL, Ini Penampakan Pesawat Modifikasi Cuaca Sesuai Instruksi Ahmad Luthfi

30 Okt 2025 · 20:28 WIB ·


					Sebar NACL, Ini Penampakan Pesawat Modifikasi Cuaca Sesuai Instruksi Ahmad Luthfi Perbesar

SEMARANG – Dalam beberapa hari terakhir, pesawat pembawa Natrium Klorida (NaCl) mondar mandir di langit Semarang dan sekitarnya. Sesuai instruksi Gubernur Ahmad Luthfi, pesawat ini menaburkan NaCl untuk memodifikasi cuaca menjadi cerah atau setidaknya mengurangi intensitas curah hujan.

Sekali berangkat, setidaknya ada 4 kru yang berada di pesawat tersebut. Kapten dan kru serta dua orang penabur. Sekali sterbang, pesawat bisa membawa 1.000 Kg NaCl.

Dalam sebuah video dari BPBD Jateng, sebelum lepas landas maka petugas memasukkan larutan garam tersebut masuk di badan pesawat. bahan yang dibungkus menggunakan puluhan atau bahkan bisa lebih karung berwarna putih itu kemudian ditata di dalam pesawat.

Hasil modifikasi cuaca ini sangat dinantikan oleh warga terdampak banjir di Kota Semarang, kabupaten Demak, kendal hingga Pati. Lantaran dalam beberapa hari terakhir curah hujan tinggi.

Modifikasi cuaca ini merupakan instruksi Gubernur Ahmad Luthfi. Sejak 27 Oktober lalu ia sudah memerintahkan jajarannya untuk mengurangi intensitas hujan.

Hal itu langsung dilakukan oleh BPBD Jawa Tengah yang dikomandoi oleh Bergas C Penanggungan. Namun, satu pesawat ternyata tidak bisa “melawan” awan hujan yang sudah menggantung di langit Semarang dan sekitarnya.

“Rekayasa cuaca akan kita tambah satu pesawat. Awan ternyata berasal dari wilayah Solo,” kata Ahmad Luthfi. Dengan tambahan itu maka kini ada dua pesawat yang melakukan tugas modifikasi cuaca.

Dengan begitu, harapannya bisa mengatasi bencana banjir yang terjadi di daerah Pantai Utara (Pantura) Jateng.

Menurut dia, penambahan pesawat OMC di wilayah Jateng diharapkan dapat mengurangi curah hujan ekstrem penyebab banjir di kawasan Semarang-Demak.

Ia menjelaskan bahwa OMC merupakan hasil kerja sama antara Kementerian PU, BRIN, BMKG, BNPB, dan BPBD Jateng yang bertujuan menurunkan potensi hujan lebat di daerah rawan banjir, seperti Kaligawe, Genuk dan Sayung.*

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Nawal Yasin Dorong Posyandu Jateng Jadi Pusat Layanan Berbagai Persoalan Warga

7 Oktober 2026 - 06:24 WIB

Nawal Yasin Dorong Posyandu Jateng Jadi Pusat Layanan Berbagai Persoalan Warga

Gouw Ivan Siswanto Terpilih Aklamasi, INTI Jateng Masuki Babak Baru

7 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Gouw Ivan Siswanto Terpilih Aklamasi, INTI Jateng Masuki Babak Baru

Air Tanah Asin, Pemprov Jateng Gandeng Undip Atasi Kekeringan Pati

6 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Air Tanah Asin, Pemprov Jateng Gandeng Undip Atasi Kekeringan Pati

PKK Jateng Salurkan Air Bersih, Nawal Yasin Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

6 Oktober 2026 - 18:01 WIB

PKK Jateng Salurkan Air Bersih, Nawal Yasin Dorong Penguatan Mitigasi Bencana

SMKN 1 Adiwerna Tegal Juara Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang

6 Oktober 2026 - 17:33 WIB

SMKN 1 Adiwerna Tegal Juara Regional AXIS Nation Cup 2026 Semarang

KPK Apresiasi Sekolah Berintegritas Jateng, Ahmad Luthfi: Cegah Korupsi Sejak Sekolah

6 Oktober 2026 - 15:09 WIB

KPK Apresiasi Sekolah Berintegritas Jateng, Ahmad Luthfi: Cegah Korupsi Sejak Sekolah
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar