Senin, 25 Mei 2026
26 C
Semarang

BI Jateng Dorong Gerakan Gemar Makan Ikan untuk Kendalikan Inflasi dan Cegah Stunting

Berita Terkait

Semarang – Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan “Gerakan Makan Ikan” pada Selasa (11/11) di halaman kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang.

Kegiatan yang melibatkan 50 UMKM produk berbasis ikan dan dimeriahkan ratusan siswa SD ini, dimaksudkan untuk mendorong gerakan Gemar Makan Ikan sebagai langkah strategis untuk menjaga stabilitas inflasi sekaligus menekan angka stunting di Jawa Tengah.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra, menjelaskan, gerakan ini merupakan bagian dari upaya diversifikasi pangan agar masyarakat tidak hanya bergantung pada satu sumber protein, seperti daging ayam atau telur. Pasalnya, inflasi Jawa Tengah pada Oktober 2024 tercatat sebesar 0,4%, yang sebagian besar dipicu oleh meningkatnya permintaan terhadap kedua komoditas tersebut.

“Ikan insyaallah akan kami jadikan diversifikasi pangan, dan kami mulai dari usia dini, dari SD. Sosialisasi dan edukasi kepada anak-anak penting agar masyarakat mengenal berbagai sumber pangan sejak kecil,” ujar Rahmat.

Menurut Rahmat, rendahnya konsumsi ikan di Jawa Tengah salah satunya disebabkan oleh budaya masyarakat yang menganggap semua lauk sebagai “iwak”, sehingga konsumsi ikan segar kurang menonjol. Padahal, sektor perikanan di provinsi ini memiliki potensi besar.

Pada triwulan III tahun 2024, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan mencatat pertumbuhan mencapai 12,88%, menjadi yang tertinggi ketiga setelah industri pengolahan dan perdagangan. Sementara ekspor produk kelautan dan perikanan Jawa Tengah mencapai 83,5 juta ton dengan nilai sekitar Rp5,76 triliun.

“Gerakan gemar makan ikan ini tidak hanya menjaga stabilitas inflasi, tetapi juga meningkatkan gizi masyarakat dan mengurangi stunting. Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan gerakan ini di tahun-tahun mendatang,” tegas Rahmat.

Gerakan Gemar Makan Ikan di Jawa Tengah telah dilaksanakan sebanyak empat kali dan akan terus digalakkan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga pendidikan.

Sementara itu kepala DKP Jateng, Endi Faiz Effendi, menuturkan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kesadaran sejak dini tentang pentingnya ikan sebagai sumber protein hewani yang bergizi dan terjangkau.

“Potensi ikan di Jawa Tengah sangat besar dan bisa menjadi solusi menjaga ketahanan pangan sekaligus menekan inflasi,” kata Endi.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 500 siswa dari 10 sekolah dasar di Semarang mengikuti edukasi dan kegiatan makan ikan bersama.

Selain makan ikan bersama, acara juga diisi dengan penyuluhan gizi oleh Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jateng dan Komunitas Peduli Anak untuk mendorong pencegahan stunting melalui konsumsi ikan.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru