Kamis, 16 April 2026
32.9 C
Semarang

500 Personel Kerahkan 23 Alat Berat di Hari Ke-7 Pencarian Korban Longsor Banjarnegara, 18 Warga Masih Hilang

Berita Terkait

BANJARNEGARA – Operasi pencarian korban tanah longsor di Banjarnegara memasuki hari ketujuh pada Sabtu (22/11/2025), dengan 500 personel gabungan dan 23 alat berat dikerahkan untuk menemukan 18 warga yang masih dinyatakan hilang.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas,TNI, Polri, dan relawan terus melakukan pencarian intensif di sektor A dan C lokasi longsor. Pencarian melibatkan 23 alat berat, 12 water cannon (alkon), 6 anjing pelacak (K9), dan drone untuk memperluas jangkauan.

Budiono,Kepala Kantor Basarnas Semarang selaku SAR Mission Coordinator (SMC), memimpin operasi yang melibatkan 500 lebih personel dari berbagai instansi. Pencarian difokuskan di dua sektor terdampak paling parah- Sektor A dan C di wilayah longsor Banjarnegara.

Operasi hari ketujuh ini berlangsung sejak Sabtu(22/11/25) pagi, dengan kondisi cuaca mendung yang dikhawatirkan dapat menghambat proses pencarian.

“Kami merevisi jumlah korban yang dicari dari 16 menjadi 18 orang,dengan penemuan bodypart atau bagian tubuh tidak kami hitung karena belum bisa teridentifikasi,” jelas Budiono.

Pencarian dilakukan dengan metode kombinasi- alat berat untuk membuka material longsoran, K9 untuk pelacakan aroma manusia, drone untuk pemetaan area, dan personel melakukan penyisiran manual.

Hingga Sabtu pagi ini tim telah berhasil mengidentifikasi 11 korban meninggal dunia, termasuk Jonathan Prayoga (7 tahun), serta menemukan 2 bodypart yang masih dalam proses identifikasi. Delapan belas warga lainnya masih dalam pencarian, termasuk pasangan suami-istri dan anak-anak.

Daftar Korban Meninggal Teridentifikasi:

  1. Lewih (40)
  2. Darti
  3. Tuwi (50)
  4. Esiah (23)
  5. Maruni (52)
  6. Karti (64)
  7. Lipah (45)
  8. Warjono Lamar (65)
  9. Susanti (26)
  10. Jonathan Prayoga (7)
  11. · 2 bodypart (dalam identifikasi)

Warga Masih Dalam Pencarian:
Saminem,Kaswanto, Aminah, Wanto, Kasno, Dangseng, Faiz, Suwi, Watri, Marsiah, Soliah, Sugiono, Tunem, Raya, Mistri, Intan, Sartini, dan Tarni Suparyo.

“Kondisi cuaca pagi ini masih mendung seperti kemarin. Kami berharap cuaca cerah siang hari agar pencarian dapat berjalan optimal,” tutup Budiono.

Proses pencarian terus dilakukan dengan mengedepankan keselamatan personel dan upaya maksimal menemukan korban yang masih hilang. Keluarga korban terus mendapatkan pendampingan psikososial di posko pengungsian.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru