PortalJateng – Penerapan agile management kini menjadi salah satu strategi yang layak dicoba bagi para pelaku usaha di era yang serba cepat.
Perubahan pasar yang dinamis menuntut perusahaan untuk lebih fleksibel, adaptif, dan mampu mengambil keputusan secara cepat.
Dalam konteks bisnis barang dan jasa, pendekatan ini bukan hanya tren, tetapi kebutuhan nyata agar usaha mampu bersaing dan bertahan.
Bagi pengusaha baru, agile management memberikan ruang untuk berkembang tanpa terjebak pada pola kerja konvensional yang lamban.
Metode ini menekankan kolaborasi, iterasi, dan evaluasi berkelanjutan.
Ketika pasar berubah, strategi pun dapat disesuaikan tanpa harus mengubah seluruh struktur kerja.
Hal ini tentu sangat menguntungkan karena proses bisnis menjadi lebih efisien dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
“Agile management itu membantu tim bergerak cepat, berkolaborasi, dan menghasilkan solusi yang lebih tepat sasaran,” jelas Rizky Ghoffar Ismail, dosen Administrasi Publik FISIP Unsri, saat menjadi narasumber kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kantor CV Nurillah Safety Semarang.
Menurutnya, pendekatan yang fleksibel ini memberikan nilai lebih untuk organisasi yang ingin meningkatkan kinerja dan kualitas layanannya.
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam pengadaan barang dan jasa alat pemadam api ringan (APAR) serta perlengkapan keselamatan kerja, CV Nurillah Safety membutuhkan sistem kerja yang lincah.
Dengan menerapkan agile management, diharapkan seluruh petugas mampu menjalankan SOP secara terstruktur namun tetap adaptif di lapangan.
Sementara itu, M Nuril, Direktur CV Nurillah Safety Semarang menambahkan jika agile management menjadi pilihan dalam usahanya.
“Kita membangun bisnis ini kan dengan konsep kedekatan secara sosial juga, jadi agile managemen jadi kunci penting atau cocok dalam menjalankan perusahaan,” katanya.
Meski demikian, dirinya tetap meletakkan standarisasi pegawai dalam melayani konsumen. Artinya, ada beberapa hal yang memang perlu dimiliki pegawai dalam bekerja di lapangan saat bertemu konsumen langsung.
“Ya, seperti komunikatif, respon cepat, cara mengatasi masalah di lapangan kita punya SOP. Tapi jika memang kita diperlukan untuk terjun ke lapangan semua ya kita siap. Yang penting pelayanan konsumen bisa berjalan maksimal, efektif, dan efisien.



