Menu ✖

Mode Gelap

Pompanisasi dan Logistik Digencarkan, Banjir Pekalongan Ditangani Terpadu

10 Feb 2026 · 19:40 WIB ·


					Pompanisasi dan Logistik Digencarkan, Banjir Pekalongan Ditangani Terpadu Perbesar


PEKALONGAN
 – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menangani bencana banjir yang melanda Kota dan Kabupaten Pekalongan. Belasan unit pompa air dikerahkan, bantuan logistik senilai ratusan juta rupiah disalurkan ke warga terdampak.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menginstruksikan jajaran terkait untuk secepat mungkin melakukan penanganan secara terpadu. Apa saja yang dibutuhkan warga agar segera ditangani.

“Apa yang diperlukan pengungsi, segera tangani,” ujar Gubernur.

Ditegaskan, melalui koordinasi jajaran Pemprov Jawa Tengah, pemerintah daerah, serta instansi terkait, ia menginstruksikan seluruh langkah penanganan darurat mesti berjalan terpadu, dan tepat sasaran.

Pemerintah provinsi mengerahkan dukungan logistik, bantuan kebutuhan dasar, serta penguatan penanganan dampak banjir bagi warga terdampak. Pemerintah komitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat Pekalongan, memastikan keselamatan warga, dan mengawal proses pemulihan hingga kondisi kembali normal.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catur Penanggungan, mengungkapkan, bantuan pertama dilakukan pada 7 Januari 2026, yakni Rp 169.731.854 untuk Kota Pekalongan dan Rp 182.236.270 untuk Kabupaten Pekalongan. Bantuan yang disalurkan saat itu total Rp 359.395.578

“Bantuan Pemerintah Jawa Tengah terus berlanjut untuk korban banjir di Kabupaten Pekalongan melalui Dinsos, BPBD dan Dishanpan setempat Rp 187.109.308 serta Rp 25.000.000 dari Korpri Provinsi Jawa Tengah,” ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Selain itu, sesuai instruksi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, sejumlah sarana dan prasarana diterjunkan total 12 mobile pompa. Dari DPUPR Provinsi Jawa Tengah 8 unit pompa dan BPBD Kabupaten/kota 4 unit pompa (Demak, Kota Semarang, Kota Solo dan Pemalang).

“Selain pompanisasi, Pemprov Jateng juga melakukan penanganan darurat dengan peninggian tanggul menggunakan sandbag bekerja sama Pemprov, Pisdataru, DPUPR dengan TNI-Polri,” ujar Bergas.

Ia juga menjelaskan penyebab banjir di Pekalongan sulit surut diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi, ditambah limpasan air dari Sungai Sengkarang dan Sungai Meduri. Diperparah dengan kondisi wilayah yang berupa daerah cekungan.

“Kami dari pemerintah akan terus berupaya melakukan penanganan agar banjir segera surut,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menambahkan, sejak mula Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah memberikan perhatian kepada para korban banjir di Kabupaten maupun Kota Pekalongan.

“Kami sudah mengirimkan bantuan ratusan juta untuk para korban banjir di sana,” katanya.

Secara rinci, bantuan tersebut untuk keperluan makan, peralatan evakuasi, sandang atau selimut, dan perlengkapan keluarga.

“Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan makan, dapur umum, pengungsian bisa menjadi nyaman bagi para pengungsi meskipun sifatnya sementara. Harapannya, banjir segera surut, itu yang diupayakan oleh Pemprov Jateng,” ungkapnya.*

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Kasus Pemalang Jadi Evaluasi, Disdik Jateng Perkuat Pencegahan Bullying

7 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Kasus Pemalang Jadi Evaluasi, Disdik Jateng Perkuat Pencegahan Bullying

Ahmad Luthfi Pastikan Pemadaman TPA Putri Cempo Tuntas, Warga Jadi Perhatian Utama

5 September 2026 - 14:14 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Pemadaman TPA Putri Cempo Tuntas, Warga Jadi Perhatian Utama

Kejati Jateng Bongkar Dugaan Kredit Fiktif Rp4,5 Miliar di Banjarnegara, HWK Mantri Bank BUMN di Tahan

4 September 2026 - 10:10 WIB

Kejati Jateng Bongkar Dugaan Kredit Fiktif Rp4,5 Miliar di Banjarnegara, HWK Mantri Bank BUMN di Tahan

Rp3 Miliar Disita, Kejati Jateng Dalami Dugaan Korupsi Smart Classroom di 13 Daerah

2 September 2026 - 14:51 WIB

Rp3 Miliar Disita, Kejati Jateng Dalami Dugaan Korupsi Smart Classroom di 13 Daerah

Pasca Gempa NTT, XLSMART Kebut Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

21 Agustus 2026 - 22:37 WIB

Pasca Gempa NTT, XLSMART Kebut Pemulihan Jaringan, Tinggal 5 BTS Terdampak

Rayakan HUT RI, Pertamina Gelar Tebus Murah Sembako untuk Donasi Korban Gempa di NTT

19 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Rayakan HUT RI, Pertamina Gelar Tebus Murah Sembako untuk Donasi Korban Gempa di NTT
Trending di Peristiwa

Tinggalkan Komentar