Menu ✖

Mode Gelap

Kesenjangan Pendidikan Masih Tinggi, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Akses Diperluas

17 Des 2025 · 18:49 WIB ·


					Kesenjangan Pendidikan Masih Tinggi, Wakil Ketua DPRD Jateng Minta Akses Diperluas Perbesar

Portaljateng.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko yang akrab disapa Heri Londo, kembali menegaskan bahwa ketimpangan akses pendidikan di daerah tertinggal masih menjadi persoalan mendasar yang perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menurutnya, setiap anak di Jawa Tengah berhak memperoleh layanan pendidikan yang layak dan berkualitas, tanpa dibatasi oleh kondisi geografis tempat tinggal mereka.

Heri menilai, latar belakang desa tidak boleh menjadi penghalang bagi anak untuk mendapatkan kesempatan belajar yang setara. 

Ia menekankan adanya tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah dan DPRD untuk menghadirkan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah.

“Anak-anak tidak boleh tertinggal hanya karena mereka tumbuh di daerah terpencil. Negara harus hadir memastikan setiap warga memperoleh hak pendidikan yang sama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, DPRD Jateng terus mendorong pemerintah provinsi agar melakukan pemetaan kebutuhan pendidikan secara komprehensif, mulai dari ketersediaan tenaga pendidik hingga pembangunan sarana dan prasarana di daerah prioritas.

Ia menjelaskan, upaya memperluas akses pendidikan tidak semata-mata berfokus pada pendirian sekolah baru, tetapi juga mencakup penciptaan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa dan mendukung kinerja guru.

“Skema sekolah satu atap, bantuan beasiswa bagi siswa kurang mampu, serta pemberian insentif bagi guru yang bersedia mengabdi di daerah terpencil perlu terus diperkuat dan diperluas,” jelasnya.

Selain itu, Heri menilai pemanfaatan teknologi memiliki peran strategis dalam menjembatani keterbatasan akses pendidikan. 

Ia mendorong pengembangan sistem pembelajaran daring agar anak-anak di wilayah terpencil tetap bisa mengakses materi pendidikan tanpa harus selalu hadir secara fisik di ruang kelas.

Ia pun menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menghadapi perubahan zaman dengan menerapkan model pembelajaran hybrid yang fleksibel dan adaptif, sehingga anak-anak di pedesaan dapat menikmati pendidikan berbasis digital.

“Terwujudnya keadilan pendidikan merupakan fondasi bagi keadilan sosial. Ketika akses pendidikan di daerah tertinggal terbuka, kita sedang membangun masa depan Jawa Tengah yang lebih setara dan berkeadilan,” tutupnya.*

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Kapal Pengangkut BBM Diduga Langgar Aturan, TNI AL Gandeng ESDM

23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Kapal Pengangkut BBM Diduga Langgar Aturan, TNI AL Gandeng ESDM

35 Calon Komisioner KI Jateng Ikuti Psikotes, Hasilnya Jadi Bahan Pertimbangan

22 Oktober 2026 - 19:39 WIB

35 Calon Komisioner KI Jateng Ikuti Psikotes, Hasilnya Jadi Bahan Pertimbangan

Hari Santri, Taj Yasin Dorong Pengabdian Nyata untuk Kesejahteraan Warga

22 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Hari Santri, Taj Yasin Dorong Pengabdian Nyata untuk Kesejahteraan Warga

Gugatan Penghapusan Kredit Dinilai Keliru, Dika Dituntut Ganti Rugi Korban

22 Oktober 2026 - 09:03 WIB

Gugatan Penghapusan Kredit Dinilai Keliru, Dika Dituntut Ganti Rugi Korban

Ahmad Luthfi: Semangat Resolusi Jihad Harus Berlanjut Melawan Kemiskinan

22 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Ahmad Luthfi: Semangat Resolusi Jihad Harus Berlanjut Melawan Kemiskinan

Porprov Jateng 2026 Libatkan Ribuan Atlet, UMKM hingga Hotel Berpeluang Untung

21 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Porprov Jateng 2026 Libatkan Ribuan Atlet, UMKM hingga Hotel Berpeluang Untung
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar