Menu ✖

Mode Gelap

Jasa Marga Terapkan Pembatasan Truk dan Contraflow di Tol Transjawa Demi Target “Zero Accident” Nataru 2025/2026

22 Des 2025 · 15:11 WIB ·


					Jasa Marga Terapkan Pembatasan Truk dan Contraflow di Tol Transjawa Demi Target “Zero Accident” Nataru 2025/2026 Perbesar

JAKARTA – Menyongsong lonjakan arus mudik dan liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Jasa Marga (Persero) Tbk secara resmi mendukung dan mengimplementasikan Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Nataru. Kebijakan ini meliputi pembatasan operasional angkutan barang di sepanjang Tol Transjawa dan penerapan rekayasa lalu lintas contraflow guna menekan risiko kecelakaan dan mencapai target “zero accident”.

Pembatasan Truk Bertahap dan Penerapan Contraflow di Ruas Tol Tersibuk

Berdasarkan SKB terbaru, pembatasan kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih akan diberlakukan dalam dua periode: pertama pada 19-22 Desember 2025, dan kedua pada 23 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menegaskan kesiapan operasional perusahaan. “Kami akan mengoptimalkan pemantauan real-time melalui Jasamarga Integrated Digitalmap (JID), mengerahkan posko siaga, dan berkoordinasi intensif dengan kepolisian untuk memastikan kebijakan ini efektif,” ujar Rivan.

Untuk mengurai kemacetan, rekayasa lalu lintas contraflow akan diterapkan di ruas-ruas strategis berdasarkan diskresi kepolisian. Di Tol Jakarta-Cikampek, contraflow akan aktif pada hari-hari puncak keberangkatan (19, 23-28 Desember 2025) dan kepulangan (21, 26-28 Desember 2025 serta 1-4 Januari 2026). Sementara di Tol Jagorawi, sistem satu arah (one way) akan diterapkan pada tanggal-tanggal tertentu untuk mengoptimalkan arus menuju Jakarta.

Respons Pengguna Jalan: Apresiasi dan Harapan untuk Pengawasan yang Lebih Proaktif

Kebijakan ini disambut beragam oleh pengguna jalan. Romi (40), warga Bogor yang hendak berlibur ke Madiun via Tol Transjawa, mengapresiasi upaya penertiban lalu lintas. “Langkah pembatasan truk dan contraflow sudah tepat untuk mengurangi kemacetan. Tapi saya harap petugas tidak hanya fokus pada pengaturan arus, tetapi juga aktif memantau kondisi pengemudi,” ujarnya. Romi menambahkan, tragedi kecelakaan bus PO Cahaya Trans di Semarang harus menjadi pelajaran. “Petugas di rest area atau posko seharusnya bisa lebih proaktif mengingatkan pengemudi yang terlihat lelah untuk beristirahat. Pencegahan itu lebih penting,” tuturnya.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam kunjungannya ke Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) menyampaikan harapan besar. “Kami memberikan window time bagi truk agar tidak mengganggu arus mudik. Evaluasi akan terus dilakukan dengan target zero accident dan zero fatality,” tegas Dudy.

Kesiapan Infrastruktur dan Komitmen Jasa Marga dalam Menjaga Keselamatan

Jasa Marga telah menghentikan sementara seluruh pekerjaan konstruksi dan preservasi di ruas tol sejak 16 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026 guna memaksimalkan kapasitas jalan. Fasilitas rest area juga telah ditingkatkan dan saluran komunikasi disiagakan untuk memberikan informasi real-time kepada pengguna jalan.

Rivan menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung keselamatan perjalanan. “Semua langkah operasional, mulai dari pemantauan digital, penempatan tim teknis, hingga koordinasi dengan kepolisian, kami lakukan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Nataru aman dan lancar,” pungkasnya.

Dengan persiapan menyeluruh ini, Jasa Marga dan pemerintah berharap mobilitas Nataru 2025/2026 dapat berjalan tertib, lancar, dan jauh dari insiden kecelakaan yang merenggut nyawa.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

JNE Kantongi Sertifikat Halal, Perkuat Layanan Logistik

10 Oktober 2026 - 09:12 WIB

JNE resmi mengantongi sertifikat halal untuk layanan logistik dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Buka Kongres Nasional Pendeta, Gibran Tegaskan Pentingnya Toleransi

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

6 Oktober 2026 - 19:58 WIB

Karhutla Jadi Perhatian Utama, Menko Polkam Dorong Percepatan Pemadaman

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

5 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Menjaga Stabilitas Politik dan Keamanan

Karhutla Ditindak Tegas, 96 Korporasi dan 196 Orang Diproses Hukum

29 September 2026 - 19:39 WIB

Karhutla Ditindak Tegas, 96 Korporasi dan 196 Orang Diproses Hukum

Karhutla Meluas, Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan dan Edukasi Masyarakat

22 September 2026 - 19:48 WIB

Karhutla Meluas, Pemerintah Perkuat Layanan Kesehatan dan Edukasi Masyarakat
Trending di Nasional

Tinggalkan Komentar