Selasa, 10 Februari 2026
30 C
Semarang

Jalur KA Kaliwungu Lumpuh Diterjang Luapan Air, 13 Kereta Terimbas Keterlambatan

"Kami berkomitmen menjaga pelayanan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya"

Berita Terkait

SEMARANG – Lintasan kereta api di jalur pantura mendadak lumpuh total Kamis malam (15/1/2026). Penyebabnya, luapan air yang menerjang jembatan kereta api (BH 111) di petak Kaliwungu-Kalibodri sekitar pukul 21.22 WIB, memaksa PT KAI Daop 4 Semarang menutup kedua jalur untuk keselamatan.

“Air sudah membanjiri rel dan mengalir deras di dua jalur. Untuk keamanan, kami terpaksa menutup sementara. Perjalanan dari Semarang ke Jakarta dan sebaliknya pasti terganggu,” jelas Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif dalam rilis resminya.

Dampaknya langsung terasa. Dalam setengah jam, delapan kereta api sudah tertahan. KA Argo Sindoro dan Joglosemarkerto terpaksa berhenti di Stasiun Weleri dan Kalibodri. Keterlambatan terus membengkak hingga dini hari, dengan KA Kertajaya tertahan hingga 132 menit dan KA Harina 85 menit.

Hingga pukul 23.30 WIB, setidaknya 13 perjalanan KA masih tercatat terdampak. Rinciannya meliputi KA jarak jauh seperti Argo Sindoro, Brawijaya, Tawang Jaya, hingga kereta komuter.

Meski situasi belum normal, KAI memastikan penumpang yang terdampak telah mendapat Service Recovery (SR) atau ganti rugi sesuai ketentuan. “Kami berkomitmen menjaga pelayanan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya,” ujar Luqman.

Setelah upaya normalisasi intensif, kabar baik akhirnya datang pada Jumat dini hari (16/1/2026) pukul 00.08 WIB. Jalur hulu (arah Jakarta) resmi dibuka kembali dengan kecepatan sangat terbatas, hanya 30 km/jam.

“Setelah pengecekan ketat, jalur hulu sudah aman dilalui terbatas. KA pertama yang lewat adalah KA 18 Argo Sindoro,” jelas Luqman.

Sayangnya, jalur hilir (arah Semarang) masih dalam proses perbaikan. Tim terus bekerja menormalkan jalur yang terdampak material gogosan atau longsoran kecil pasca banjir.

KAI Imbau Penumpang Pantau Info Terbaru
KAI mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama dalam penanganan ini. Penumpang diimbau untuk terus memantau perkembangan terbaru melalui:

· Petugas di stasiun
· Contact Center KAI 121
· Aplikasi Access by KAI
· Media sosial resmi KAI

“Terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan. Kami berupaya memulihkan kondisi secepat mungkin,” tutup Luqman.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru