SEMARANG – Ruas Jalan Tol Batang–Semarang diperkuat perannya sebagai akses utama kawasan industri strategis di Pantura Jawa Tengah, seperti Kendal Industrial Park (KIP) dan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) menyatakan akses ini menjadi kunci pendorong efisiensi logistik dan rantai pasok.
Dalam keterangan rilis resminy, Sabtu (17/01/2026), Direktur Utama PT JSB, Nasrullah, menegaskan peran vital jalan tol ini. “Tol Batang Semarang memberikan konektivitas langsung dari kawasan industri menuju Pelabuhan Tanjung Emas dan jaringan tol Trans Jawa, sehingga distribusi barang bisa lebih efisien dan kompetitif,” ujarnya.
Nasrullah menambahkan, akses via Gerbang Tol Weleri, Kaliwungu, dan Kalikangkung mempermudah pergerakan kendaraan logistik. Hal ini berdampak pada efisiensi waktu, penurunan biaya operasional, dan peningkatan rantai pasok industri di wilayah tersebut.
PT JSB secara konsisten menjaga kondisi jalan melalui pemeliharaan rutin dan berkala. Upaya meliputi perbaikan perkerasan jalan, pemeliharaan jembatan, hingga penanganan drainase untuk memastikan keandalan jalan, khususnya bagi kendaraan berat logistik yang mendominasi arus.
Dukungan layanan juga diperkuat dengan optimalisasi gardu tol, pengembangan sistem pembayaran nontunai, dan pemantauan lalu lintas 24 jam. Layanan derek dan petugas lapangan disiagakan untuk respons cepat terhadap gangguan yang berpotensi menghambat distribusi.
Keberadaan rest area di sepanjang ruas tol menjadi fasilitas pendukung penting. Tempat istirahat yang aman dan nyaman ini membantu menjaga kondisi fisik pengemudi angkutan barang, sekaligus mendukung keselamatan berkendara jarak jauh.
“Dengan infrastruktur andal dan layanan optimal, kami harap Tol Batang Semarang bisa menjadi pengungkit pertumbuhan industri dan investasi di Jawa Tengah,” pungkas Nasrullah. Pengguna jalan, khususnya pengemudi logistik, diimbau selalu mematuhi rambu dan memastikan kondisi kendaraan aman.



