Menu ✖

Mode Gelap

Dua Motor Hanyut di Mijen Semarang, 1 Remaja Tewas 1 Masih Dicari

11 Feb 2026 · 14:59 WIB ·


					Dua Motor Hanyut di Mijen Semarang, 1 Remaja Tewas 1 Masih Dicari Perbesar

SEMARANG – Bencana datang menyergap di tengah hujan deras. Tanggul Sungai Karangmalang di Kecamatan Mijen, Semarang, jebol pada Selasa (10/2/2026) malam, menyebabkan banjir bandang yang menyapu badan jalan. Dua sepeda motor, Honda Beat dan Honda Scoopy, beserta penumpangnya hanyut diterjang arus. Hingga berita ini diturunkan, satu korban, Fahma Chusnun Nida (16), telah ditemukan tewas, sementara pencarian terhadap Nadia Eka Kurniawati (13) masih terus dilakukan secara intensif oleh Basarnas Kantor SAR Semarang dan tim gabungan.

Kronologi Tragedi: Dari Jebolnya Tanggul hingga Motor Terseret

Berdasarkan kronologi yang berhasil dihimpun, bencana berlangsung cepat dan mencekam:

  1. Sore hingga Malam (10/2): Hujan deras mengguyur wilayah Mijen, menyebabkan tanggul Sungai Karangmalang jebol. Air meluap deras ke jalan di kawasan Karangmalang.
  2. Pukul 18.52 WIB: Sebuah Honda Scoopy yang ditumpangi dua orang melintasi jalan turunan yang sudah tergenang. Motor oleng dan terjatuh ke sungai. Pengendara berhasil menyelamatkan diri, tetapi penumpangnya, Nadia Eka Kurniawati (13), hanyut terbawa arus.
  3. Malam itu juga: Warga sekitar melakukan upaya pencarian darurat, namun terkendala arus yang sangat deras dan kondisi yang berisiko. Laporan kemudian disampaikan ke Basarnas Semarang.
  4. Pukul 07.00 WIB (11/2): Kabar duka datang. Pengendara Honda Beat, Fahma Chusnun Nida (16) yang juga terseret banjir, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Fahma adalah siswi SMA 12 Gunungpati.

Operasi Pencarian Nadia Masih Berlanjut, Dibagi Dua Tim

Meski satu korban telah ditemukan, operasi SAR tidak berhenti. Pencarian terhadap Nadia, warga Desa Cangkiran, masih menjadi prioritas.

“Kami telah membagi tim menjadi dua SRU (Search and Rescue Unit). Pencarian dilakukan dengan penyisiran di sepanjang Sungai Karangmalang yang bermuara ke Waduk Jatibarang, serta di area persawahan yang tergenang banjir saat kejadian,” jelas Kepala Kantor SAR Semarang, Budiono.

Budiono mengakui tantangan di lapangan sangat berat. Kondisi arus sungai yang masih deras pascabanjir dan cuaca yang tidak menentu menjadi kendala utama dalam operasi.

“Kondisi arus sungai yang deras serta cuaca yang kurang bersahabat menjadi tantangan. Kami harap tim diberi kemudahan dan korban bisa segera kami temukan,” tutup Budiono.

Ritual dan Doa: Bentuk Kepasrahan dan Harapan Warga

Di tengah upaya teknis SAR, masyarakat setempat juga menghadirkan sisi spiritual. Nur Wahid, sesepuh dan pengasuh Pondok Pesantren Roudlotusy Syifa Karangmalang, memimpin ritual tabur beras kunyit ke sungai dan doa bersama.

“Ritual menabur beras kunyit adalah kepercayaan masyarakat Jawa sebagai wasilah atau perantara agar proses pencarian dipermudah dan korban lekas ditemukan,” ujar Nur Wahid. Ia menambahkan, doa bersama dipanjatkan agar korban diselamatkan dan dapat segera ditemukan.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Pemprov Jateng Siapkan Sanksi Tegas bagi ASN yang Terlibat Judi Online

28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Pemprov Jateng Siapkan Sanksi Tegas bagi ASN yang Terlibat Judi Online

Momentum Sumpah Pemuda, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

28 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Momentum Sumpah Pemuda, Taj Yasin Ajak Generasi Muda Peduli Lingkungan

Sekda Jateng Minta Generasi Muda Tak Hanya Cinta Tanah Air, tetapi Juga Peduli Sesama

28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Minta Generasi Muda Tak Hanya Cinta Tanah Air, tetapi Juga Peduli Sesama

Angka Perkawinan Anak Turun, Nawal Yasin Minta Upaya Pencegahan Tak Kendur

28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Angka Perkawinan Anak Turun, Nawal Yasin Minta Upaya Pencegahan Tak Kendur

Tiga Tangki Air Bersih Disalurkan, TNI AL dan Mitra Bantu Warga Dua Desa di Pati

27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Tiga Tangki Air Bersih Disalurkan, TNI AL dan Mitra Bantu Warga Dua Desa di Pati

Pembangunan Hybrid Seawall di Demak Beri Harapan Baru bagi Warga Terdampak Abrasi

27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Pembangunan Hybrid Seawall di Demak Beri Harapan Baru bagi Warga Terdampak Abrasi
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar