Sabtu, 14 Februari 2026
25 C
Semarang

BI Jateng Siapkan Rp26,32 Triliun Uang Layak Edar untuk Ramadan dan Idulfitri 2026

Berita Terkait

Semarang – Bank Indonesia bersama perbankan di wilayah Jawa Tengah menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp26,32 triliun guna memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri 2026. Dana tersebut dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan penarikan tunai perbankan, termasuk melalui ATM, serta layanan penukaran uang bagi masyarakat.

Untuk mendukung kelancaran distribusi uang, Bank Indonesia bekerja sama dengan perbankan dan mitra strategis membuka 251 titik layanan penukaran yang tersebar di wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Jawa Tengah di Semarang, Purwokerto, Tegal, dan Solo.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dalam rangkaian kegiatan Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026.

“Kami mengapresiasi dukungan dan kolaborasi perbankan serta seluruh mitra kerja dalam menyukseskan SERAMBI 2026 di wilayah Jawa Tengah. Sinergi ini penting untuk memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya di Semarang, 13 Februari 2026.

Seluruh rangkaian penukaran uang pada momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini dikemas dalam kegiatan SERAMBI 2026 bertema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Masyarakat dapat melakukan penukaran di loket bank umum dan lokasi strategis yang telah ditetapkan pada periode 18 Februari hingga 13 Maret 2026.

Sebelum melakukan penukaran, masyarakat diwajibkan memesan terlebih dahulu melalui aplikasi berbasis web PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) yang dapat diakses melalui laman pintar.bi.go.id. Pemesanan untuk wilayah Pulau Jawa dibuka mulai 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB hingga kuota periode pertama terpenuhi. Sementara itu, periode kedua akan dibuka pada minggu keempat Februari 2026.

Adapun paket penukaran SERAMBI 2026 senilai Rp5.300.000 terdiri atas pecahan Rp50.000 sebanyak 50 lembar (Rp2.500.000), Rp20.000 sebanyak 50 lembar (Rp1.000.000), Rp10.000 sebanyak 100 lembar (Rp1.000.000), Rp5.000 sebanyak 100 lembar (Rp500.000), Rp2.000 sebanyak 100 lembar (Rp200.000), dan Rp1.000 sebanyak 100 lembar (Rp100.000).

Penggunaan aplikasi PINTAR diharapkan mampu mengurangi kepadatan antrean di lokasi penukaran, sekaligus meningkatkan efisiensi dan pemerataan distribusi uang kepada masyarakat. Selain uang tunai, Bank Indonesia juga mendorong masyarakat memanfaatkan transaksi pembayaran digital melalui mobile banking, internet banking, dan QRIS untuk berbagai kebutuhan pembayaran selama Ramadan dan Idulfitri.

Bank Indonesia juga mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Cinta Rupiah diwujudkan dengan mengenali ciri keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawat uang dengan prinsip 5J, yakni tidak dilipat, tidak dicoret, tidak distapler, dan tidak dibasahi.

“Rupiah bukan sekadar alat pembayaran, tetapi simbol kedaulatan negara. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Rupiah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung stabilitas dan perekonomian nasional,” kata Noor Nugroho.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru