Menu ✖

Mode Gelap

DPR dan BGN Sosialisasi MBG di Desa Butuh Semarang, Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat

16 Feb 2026 · 11:21 WIB ·


					DPR dan BGN Sosialisasi MBG di Desa Butuh Semarang, Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Perbesar


Semarang
 – Implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah manifestasi nyata dari kehadiran negara dalam menjamin hak dasar warga negara atas pangan yang berkualitas. Untuk itu Komisi IX DPR RI hadir bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan tepat.

Pemerintah kembali menggelar sosialisasi program MBG yang kali ini bertempat di GOR Desa Butuh, Kab. Semarang pada Sabtu, (14/2). Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Muh Haris, Anggota DPRD Jawa Tengah Ida Nurul Farida, Perwakilan BGN Iskandar, serta Pimpinan Ponpes Nurul Islam Tengaran Abdul Fattah Ismail Farras.

Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris menjelaskan bahwa program MBG ini sudah dirancang sebagai langkah strategis pemerintah untuk memperkuat gizi dan kesehatan masyarakat sebagai fondasi pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. 

“Program MBG ini tidak hanya berkontribusi dalam pembentukan sumber daya manusia yg unggul, tetapi juga memberikan dampak ekonomi melalui pemberdayaan petani, nelayan, serta pelaku UMKM dan perluasan kesempatan kerja. Efektivitas program sangat bergantung pada pengendalian kualitas gizi, akurasi penerima manfaat, keterbukaan dlm pelaksanaan, serta keterlibatan masyarakat secara berkelanjutan” papar Muh Haris.

Sebagai anggota Komisi IX DPR RI, yang memiliki tanggung jawab di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan. Program MBG tentunya menjadi kebijakan baru yang harus dikawal bersama untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

“Saya berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program ini agar berjalan tepat sasaran, transparan, dan efektif. Pengawasan dan dukungan kebijakan yang konsisten sangat dibutuhkan agar pelaksanaan di lapangan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi elemen kunci dalam mewujudkan keberhasilan program ini dan tata kelola yang transparan serta akuntabel,” jelas Muh Haris.

Melalui koordinasi lintas sektoral yang melibatkan lembaga legislatif dan eksekutif, rantai pasok makanan diarahkan untuk menyerap komoditas unggulan dari petani dan peternak lokal di setiap daerah.

Transformasi menuju Indonesia Maju hanya dapat dicapai jika fondasi kesehatan dan kecerdasan generasi penerusnya dibangun di atas pilar gizi yang kokoh. Diperlukan kolaborasi multi-helix yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk mengawal efektivitas program MBG. Dengan pengawasan yang ketat dan evaluasi berbasis data (evidence-based policy), pemerintah optimis bahwa investasi gizi hari ini akan membuahkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia.*

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Perjuangan Relawan Padamkan Api Sumbing, dari Kayu Manual hingga Menembus Jurang

25 Oktober 2026 - 20:10 WIB

Perjuangan Relawan Padamkan Api Sumbing, dari Kayu Manual hingga Menembus Jurang

Ahmad Luthfi Acungi Jempol Semangat Gotong Royong Padamkan Api Gunung Sumbing

25 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Ahmad Luthfi Acungi Jempol Semangat Gotong Royong Padamkan Api Gunung Sumbing

Gunung Sumbing Kembali Aman, Ahmad Luthfi Fokus Rehabilitasi Hutan dan Pemulihan Warga

25 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Gunung Sumbing Kembali Aman, Ahmad Luthfi Fokus Rehabilitasi Hutan dan Pemulihan Warga

Perjuangan Pelari Taklukkan Gunung Slamet, Sambutan Warga dan Panorama Guci Jadi Kenangan

25 Oktober 2026 - 11:55 WIB

Perjuangan Pelari Taklukkan Gunung Slamet, Sambutan Warga dan Panorama Guci Jadi Kenangan

Ketua INTI Jateng Apresiasi Respons Kementerian Hukum terhadap Pengaduan Masyarakat

24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ketua INTI Jateng Apresiasi Respons Kementerian Hukum terhadap Pengaduan Masyarakat

LDII Gelar Diklat Dai Kamtibmas 2026, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Wujudkan Kota Semarang yang Harmoni

24 Oktober 2026 - 15:42 WIB

LDII Gelar Diklat Dai Kamtibmas 2026, Perkuat Toleransi dan Kerukunan Wujudkan Kota Semarang yang Harmoni
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar