Selasa, 17 Februari 2026
26 C
Semarang

Muh Haris Pastikan Kebermanfaatan Program MBG Dirasakan Masyarakat

Berita Terkait


Semarang
 – Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah yang dilakukannya yakni dengan melaksanakan sosialisasi program MBG agar dapat tersampaikan langsung di seluruh Indonesia.

Pemerintah menggelar sosialisasi program MBG kali ini di Universitas Ngudi Waluya, Kab. Semarang pada Sabtu (14/2). Acara sosialisasi program MBG ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris, Perwakilan BGN Iskandar, Rektor UNW, Subyantoro, serta Dosen UNW Riva Mustika Anugrah.

Anggota Komisi IX DPR RI, Muh Haris menyampaikan bahwa Program MBG merupakan kebijakan strategis negara untuk meningkatkan gizi dan kesehatan sebagai investasi menuju Indonesia Emas 2045. Selain itu program strategis nasional ini juga dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Tak hanya meningkatkan gizi, MBG juga mendorong peningkatkan ekonomi lokal melalui pelibatan petani, nelayan, UMKM, dan penciptaan lapangan kerja, dengan keberhasilan yang bergantung pada pengawalan gizi, ketepatan sasaran, transparansi, serta partisipasi aktif masyarakat” papar Muh Haris.

“Secara akademis, terdapat korelasi linear antara status kecukupan gizi pada usia sekolah dengan tingkat inteligensi (IQ) dan produktivitas tenaga kerja di masa depan,” tambahnya.

Program MBG akan menyasar kepada empat kelompok penerima manfaat yang mencakup anak sekolah, santri, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di seluruh pelosok nusantara. Intervensi ini merupakan langkah sistemik untuk memutus siklus kemiskinan antargenerasi (intergenerational cycle of poverty) yang sering kali dipicu oleh masalah malnutrisi kronis.

Menurut Haris, implementasi Program Makan Bergizi Gratis adalah manifestasi nyata dari kehadiran negara dalam menjamin hak dasar warga negara atas pangan yang berkualitas.

“Transformasi menuju Indonesia Maju hanya dapat dicapai jika fondasi kesehatan dan kecerdasan generasi penerusnya dibangun di atas pilar gizi yang kokoh. Diperlukan kolaborasi yang melibatkan pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat sipil untuk mengawal efektivitas program ini. Kita optimis bahwa investasi gizi hari ini akan membuahkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masa depan Indonesia,” tutup Haris.

Program Makan Bergizi Gratis sejalan dengan visi Indonesia 2045 yang menargetkan terciptanya generasi emas atau generasi yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju. Gizi yang tepat di masa tumbuh kembang memegang peran vital dalam perkembangan otak, kemampuan berpikir, konsentrasi, dan pertumbuhan fisik anak.***

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru