Menu ✖

Mode Gelap

Wagub Taj Yasin Dorong Santri Produksi Konten Positif dan Terverifikasi

11 Mar 2026 · 07:18 WIB ·


					Wagub Taj Yasin Dorong Santri Produksi Konten Positif dan Terverifikasi Perbesar

BATANG – Di tengah derasnya arus informasi media sosial yang kerap dipenuhi konten viral dan belum tentu benar, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta para santri untuk ikut memproduksi konten media yang jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pesan itu disampaikan Taj Yasin saat menutup Sarasehan Jurnalistik Ramadan 2026 yang digelar Suara Merdeka Network di Pondok Pesantren Al-Inaroh, Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Selasa, 10 Maret 2026.

Penutupan kegiatan ditandai dengan pemukulan kentongan sebagai simbol berakhirnya rangkaian Gerakan Santri Menulis.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital membuat siapa pun kini bisa menjadi penyebar informasi. Namun kondisi tersebut juga memunculkan tantangan besar karena banyak informasi yang beredar tanpa melalui proses verifikasi.

“Sekarang siapa pun yang memiliki ponsel dan internet bisa menyampaikan informasi. Tetapi sering kali tanpa rambu-rambu dan tanpa memastikan kebenarannya,” ujar Taj Yasin.

Ia menilai santri memiliki peran penting untuk menghadirkan konten yang membawa nilai kejujuran dan tanggung jawab. Bekal ilmu dan tradisi keilmuan di pesantren dinilai selaras dengan prinsip jurnalistik yang menekankan keakuratan informasi.

Dalam tradisi keilmuan Islam, kata dia, proses penyampaian informasi dilakukan dengan sangat hati-hati. Dalam ilmu hadis misalnya, tidak hanya periwayat yang diteliti, tetapi juga isi riwayatnya agar dapat dipastikan kebenarannya.

“Tradisi Islam sejak lama sudah mengajarkan kehati-hatian dalam menyampaikan informasi. Ini sangat relevan dengan dunia jurnalistik,” jelasnya.

Karena itu, ia berharap para santri yang mengikuti pelatihan Gerakan Santri Menulis dapat menjadi bagian dari solusi di tengah maraknya informasi yang tidak terverifikasi di ruang digital.

Santri, menurutnya, dapat berperan menyampaikan informasi yang benar, melakukan klarifikasi, serta menghadirkan narasi yang menyejukkan di tengah masyarakat.

“Tidak semua hal harus viral. Tetapi jika sesuatu itu benar dan bermanfaat, maka itu juga perlu disampaikan agar masyarakat mendapatkan informasi yang tepat,” katanya.

Ia juga mendorong para peserta untuk membagikan ilmu yang diperoleh kepada santri lain di pesantren masing-masing sehingga gerakan literasi dapat berkembang lebih luas.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Suara Merdeka Agus Toto Widyatmoko mengatakan Gerakan Santri Menulis telah digagas sejak 1994 dan terus dilaksanakan hingga kini.

Menurutnya, perubahan ekosistem media yang kini semakin digital membuat literasi jurnalistik menjadi semakin penting, terutama untuk memastikan informasi yang beredar di masyarakat tetap akurat dan tidak memecah belah.

“Di media massa ada proses verifikasi yang ketat, mulai dari wartawan, editor hingga redaksi sebelum sebuah berita dipublikasikan,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan tersebut akan lahir generasi santri penulis yang mampu menghadirkan konten positif sekaligus memperkuat literasi informasi di tengah masyarakat.*

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Bekali Anak Hadapi Era Digital, Nawal Yasin Dukung Pembelajaran Koding dan Robotik

9 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Bekali Anak Hadapi Era Digital, Nawal Yasin Dukung Pembelajaran Koding dan Robotik

200 Guru PAUD Jateng Belajar Coding dan Robotik, Nawal Tekankan Etika AI

5 Oktober 2026 - 18:54 WIB

200 Guru PAUD Jateng Belajar Coding dan Robotik, Nawal Tekankan Etika AI

Dari Sisa Jadi Karya, Mahasiswa PPG Unnes Kenalkan Eco-Enzym kepada Warga RT 4 RW 5 Kelurahan Sampangan

20 September 2026 - 10:30 WIB

Dari Sisa Jadi Karya, Mahasiswa PPG Unnes Kenalkan Eco-Enzym kepada Warga RT 4 RW 5 Kelurahan Sampangan

PUtech Lahirkan 230 Lulusan Siap Kerja, Menteri PU Ingatkan Integritas Jadi Landasan

19 September 2026 - 13:15 WIB

PUtech Lahirkan 230 Lulusan Siap Kerja, Menteri PU Ingatkan Integritas Jadi Landasan

Sekda Jateng: Penghargaan Adiwiyata Harus Jadi Motor Gerakan Peduli Lingkungan

17 September 2026 - 14:05 WIB

Sekda Jateng: Penghargaan Adiwiyata Harus Jadi Motor Gerakan Peduli Lingkungan

Cegah Kekerasan Seksual Remaja, Pemprov Jateng Gandeng Undip

10 September 2026 - 11:15 WIB

Cegah Kekerasan Seksual Remaja, Pemprov Jateng Gandeng Undip
Trending di Pendidikan

Tinggalkan Komentar