Menu ✖

Mode Gelap

Luthfi Ajak Mahasiswa Terlibat Aktif dalam Pembangunan Jateng

18 Apr 2026 · 06:23 WIB ·


					Luthfi Ajak Mahasiswa Terlibat Aktif dalam Pembangunan Jateng Perbesar


SEMARANG
 – Mahasiswa diminta berperan sebagai penggerak perubahan di Jawa Tengah. Tantangan pembangunan daerah semakin kompleks dan tidak bisa diselesaikan secara parsial. Butuh seluruh elemen, termasuk mahasiswa, untuk terlibat dalam pola collaborative government.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang memimpin Jateng bersama Wagub Taj Yasin, saat menghadiri halal bihalal dan tasyakuran Hari Lahir ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Jumat (17/4/2026).

Di hadapan ratusan kader dan alumni PMII, Ahmad Luthfi menekankan bahwa pergerakan mahasiswa harus hadir langsung di tengah masyarakat, bukan sekadar mengikuti dinamika dari kejauhan.

“Jangan hanya menonton suatu perubahan, tetapi kita harus mengubah yang ada di Provinsi Jawa Tengah di pundak kita sekalian,” ujarnya.

Ahmad Luthfi yang juga alumni PMII itu menilai, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks dan tidak bisa diselesaikan secara parsial. Ia mendorong seluruh elemen, termasuk mahasiswa, untuk terlibat dalam pola collaborative government.

“Kita harus membentuk super team. Pemerintah, akademisi, mahasiswa, hingga masyarakat harus bergerak bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi memaparkan capaian penurunan angka kemiskinan di Jawa Tengah dari 9,58 persen menjadi 9,39 persen. Ia menegaskan, capaian itu merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor.

“Ini tidak bisa dilakukan satu institusi. Harus kita keroyok bersama-sama,” ujarnya.

Lebih jauh, ia mendorong kader PMII terjun langsung dalam isu-isu konkret, termasuk penanganan bencana yang kerap terjadi di wilayah Jawa Tengah. Menurutnya, kehadiran nyata di lapangan menjadi tolok ukur keberhasilan sebuah pergerakan.

“Kalau tidak terlibat, Anda hanya menonton perubahan. Pergerakan itu harus hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Bahkan, ia secara terbuka mengajak kader PMII untuk ikut ambil bagian dalam aksi-aksi sosial di lapangan.

“Semakin kotor Anda bersama kami di lapangan, semakin berhasil pergerakan itu,” ujarnya disambut riuh peserta.

Menutup sambutannya, Luthfi menegaskan komitmennya membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi masyarakat dan organisasi kepemudaan.

“Rumah Gubernur adalah rumah rakyat. Siapa pun boleh datang kapan saja,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB IKA-PMII, Fathan Subkhi, menilai usia PMII yang telah mencapai 66 tahun menuntut kontribusi nyata dari kader dan alumni dalam pembangunan bangsa.

“PMII sudah cukup dewasa. Maka kita harus bicara tentang kontribusi, peran, dan partisipasi,” ujarnya.

Senada, Ketua PW IKA-PMII Jawa Tengah, Musahadi, menyebut momentum halal bihalal ini sebagai ajang konsolidasi untuk memperkuat sinergi antara alumni, kader, dan pemerintah.

“Ini adalah konsolidasi kekuatan, guyub, sinergi, dan kolaborasi. Potensi alumni kita besar dan harus dimaksimalkan untuk kemanfaatan masyarakat,” ungkapnya.*

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Bagikan ke WhatsApp Bagikan ke Facebook Bagikan ke Line Salin tautan artikel
Baca Lainnya

Sepuluh Atlet Disabilitas Jateng Siap Berjuang Raih Emas Pesonas 2026

12 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Sepuluh Atlet Disabilitas Jateng Siap Berjuang Raih Emas Pesonas 2026

Kajati Jateng Teguh Subroto yang Juga Deputy CdM Kontingen Indonesia Siap Dampingi Atlet di Asian Para Games 2026

11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Kajati Jateng Teguh Subroto yang Juga Deputy CdM Kontingen Indonesia Siap Dampingi Atlet di Asian Para Games 2026

Gubernur Cup Hard Enduro Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Kendal

11 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Gubernur Cup Hard Enduro Jadi Magnet Wisata dan Penggerak Ekonomi Kendal

824 Peserta Meriahkan Pembukaan Porsadin VIII Tingkat Jawa Tengah

10 Oktober 2026 - 18:51 WIB

824 Peserta Meriahkan Pembukaan Porsadin VIII Tingkat Jawa Tengah

Kasus Perundungan Pemalang Jadi Evaluasi, Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Sekolah

10 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Kasus Perundungan Pemalang Jadi Evaluasi, Pemprov Jateng Perkuat Pengawasan Sekolah

PLN Journalist Awards 2026 Dibuka, Jurnalis Berebut Posisi di Indonesia Top 81

10 Oktober 2026 - 09:07 WIB

Tampak Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica dengan kapasitas 180 megawatt (MW) yang berada di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. PLTA yang berdiri sejak tahun 1988 ini menjadi salah satu pembangkit hijau penopang sistem kelistrikan Jawa dan Bali.
Trending di Daerah

Tinggalkan Komentar