Senin, 11 Mei 2026
31.5 C
Semarang

PPJ KAI Daop 4 Semarang, Jalan Kaki 7 Kilometer Jaga Keselamatan Rel

118 Petugas Setiap Hari, Awasi 677 Kilometer Jalur dari Tegal hingga Blora

Berita Terkait

SEMARANG, PortalJateng.id – Di balik lancarnya perjalanan kereta api, ada peran para Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ) PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang. Mereka setiap hari berjalan kaki menyusuri rel demi memastikan kondisi jalur tetap aman.

Sebanyak 118 PPJ diterjunkan setiap hari. Mereka melakukan pemeriksaan rutin pada jalur rel di wilayah Daop 4 Semarang.

Luas wilayah pengawasan mereka sangat besar. Total panjang jalur mencapai 677 kilometer. Terdapat 43 stasiun aktif yang tersebar dari Tegal, Semarang, hingga Blora. Termasuk lintas selatan sampai Stasiun Gundih, Kabupaten Grobogan.

Garda Terdepan Keselamatan Kereta Api

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan pentingnya peran PPJ.

Menurutnya, keberadaan PPJ menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan operasional kereta api. Mereka bertugas memastikan seluruh prasarana jalur berada dalam kondisi laik operasi.

“Petugas Pemeriksa Jalur merupakan garda terdepan dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api,” ujar Luqman.

“Mereka setiap hari melakukan inspeksi langsung terhadap kondisi rel dan lingkungan sekitar jalur. Tujuannya, memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan lancar,” jelasnya.

Jalan Kaki 7 Kilometer per Hari

Setiap PPJ memiliki tanggung jawab besar. Mereka melakukan pemeriksaan dengan berjalan kaki menyusuri rel sejauh kurang lebih 7 kilometer pada petak jalur yang menjadi tanggung jawabnya.

Apa saja yang diperiksa? Mulai dari kondisi rel, bantalan, sambungan rel, wesel, hingga baut pengikat.

Selain itu, mereka juga memeriksa drainase dan potensi gangguan eksternal. Seperti longsoran, genangan air, pohon tumbang, maupun aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel.

Didukung Kendaraan Perawatan Jalur

Selain pemeriksaan visual, petugas juga didukung dengan Kendaraan Perawatan Jalur (KPJ) . Alat ini dilengkapi dengan alat pengukur geometri rel.

Tujuannya, membantu mendeteksi potensi ketidaksempurnaan jalur. Terutama yang tidak terlihat secara kasat mata.

Luqman menjelaskan, tugas PPJ tidak hanya membutuhkan ketelitian. Mereka juga memerlukan kesiapan fisik yang prima.

Selain itu, kemampuan analisis sangat diperlukan. Terutama dalam mendeteksi potensi gangguan yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan kereta api.

Tidak Mengenal Cuaca

Luqman menegaskan, tugas PPJ tidak mengenal cuaca.

“Dalam kondisi panas maupun hujan, siang ataupun malam, mereka tetap menjalankan pemeriksaan. Demi memastikan keselamatan operasional kereta api tetap terjaga,” tambah Luqman.

Apa yang dilakukan jika ditemukan potensi gangguan? Petugas akan segera melaporkan kepada unit terkait. Laporan tersebut untuk dilakukan penanganan cepat.

Dalam kondisi tertentu, petugas juga dapat melakukan pengamanan awal. Mereka juga bisa membatasi kecepatan perjalanan kereta api. Langkah ini sebagai antisipatif menjaga keselamatan operasional.

Pelatihan dan Sertifikasi Khusus

Sebelum bertugas di lapangan, setiap PPJ wajib mengikuti pendidikan dan pelatihan khusus. Termasuk sertifikasi pemeriksa jalur.

Sertifikasi ini diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“KAI terus berkomitmen menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama,” pungkas Luqman.

“Melalui pemeriksaan jalur yang dilakukan secara rutin dan disiplin oleh para PPJ, KAI memastikan perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” tutupnya.

Di balik setiap perjalanan kereta api yang mulus, ada puluhan pasang kaki yang melangkah di atas batu rel, panas terik, dan hujan deras. Mereka tidak tampak di depan layar, tidak berseragam rapi di stasiun, tapi kehadiran mereka adalah napas keselamatan bagi ribuan penumpang setiap hari. Petugas Pemeriksa Jalur adalah bukti bahwa keselamatan tidak datang begitu saja. Ia hadir karena dedikasi yang sunyi, pengorbanan yang tak banyak diketahui, dan tanggung jawab yang dijalani tanpa pamrih. Semoga kita semua yang menikmati perjalanan ini bisa sesekali berterima kasih karena di balik kenyamanan, ada mereka yang tak lelah menjaga.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru