Rabu, 10 Juni 2026
28.3 C
Semarang

Sepeda Motor Masuk Tol Batang Semarang, Jasamarga Minta Maaf dan Beri Edukasi

Kronologi Jumat 15 Mei 2026, Pengendara Diamankan di KM 353 A

Berita Terkait

SEMARANG, PortalJateng.id – PT Jasamarga Semarang Batang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. Kejadian tersebut terkait dengan adanya kendaraan roda dua yang memasuki Ruas Jalan Tol Batang Semarang melalui Gerbang Tol Kandeman.

Nasrullah, Direktur Utama PT Jasamarga Semarang Batang, menjelaskan kronologi kejadian.

Kronologi Kejadian

Peristiwa terjadi pada Jumat, 15 Mei 2026, sekitar pukul 12.14 WIB.

Saat itu, petugas gerbang tol memantau satu unit sepeda motor memasuki jalur entrance GT Kandeman.

Petugas segera melakukan pemanggilan dan upaya penghentian terhadap pengendara.

Secara bersamaan, informasi diteruskan kepada petugas Mobile Customer Service (MCS), petugas keamanan, dan Sentra Komunikasi (Senkom). Tujuannya, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil pemantauan CCTV, pada pukul 12.25 WIB kendaraan roda dua tersebut terdeteksi berada di KM 352 A. Kendaraan bergerak ke arah timur.

Petugas patroli kemudian segera melakukan pengejaran. Mereka berhasil mengamankan pengendara di sekitar KM 353 A dengan bantuan pengguna jalan.

Pembinaan dan Edukasi

Selanjutnya, pada pukul 12.31 WIB, pengendara beserta kendaraan dibawa ke Kantor Gerbang Tol Kandeman. Tujuannya, untuk dimintai keterangan.

Berdasarkan penjelasan pengendara, yang bersangkutan mengaku tidak mengetahui bahwa dirinya telah memasuki ruas tol. Ia juga mengaku tidak mendengar teguran dari petugas maupun pengguna jalan.

Setelah berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, pengendara diberikan pembinaan dan edukasi.

Materi edukasi mengenai larangan kendaraan roda dua melintas di jalan tol sesuai ketentuan yang berlaku. Ia juga diimbau untuk tidak mengulangi kejadian serupa di kemudian hari.

PT Jasamarga Semarang Batang senantiasa mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh pengguna jalan tol.

Perusahaan terus melakukan evaluasi dan peningkatan pengawasan di area gerbang tol. Tujuannya, mencegah terulangnya kejadian serupa.

Nasrullah mengimbau seluruh pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan.

Imbauan tersebut meliputi:

  • Memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima
  • Menjaga jarak aman
  • Mematuhi batas kecepatan
  • Memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memulai perjalanan

Jalan tol dirancang untuk kendaraan berkecepatan tinggi. Sepeda motor dengan segala keterbatasannya tidak boleh berada di sana. Bukan karena ingin diskriminatif, tetapi karena keselamatan adalah segalanya.

Kejadian di GT Kandeman menjadi pengingat, satu kelalaian bisa membahayakan banyak nyawa. Untungnya, kali ini petugas sigap dan pengendara diamankan tanpa celaka. Namun, tidak ada jaminan keberuntungan akan datang dua kali.

PT Jasamarga Semarang Batang telah meminta maaf dan meningkatkan pengawasan. Kini, giliran masyarakat untuk lebih patuh. Jangan memaksakan diri masuk tol jika tidak diperuntukkan. Karena nyawa Anda dan nyawa orang lain di jalan adalah tanggung jawab yang tidak bisa ditawar.

Semoga kejadian serupa tidak terulang. Dan semoga kita semua menjadi pengguna jalan yang lebih sadar dan patuh pada aturan. Karena selamat sampai tujuan adalah doa yang paling utama dalam setiap perjalanan.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru