Sabtu, 25 April 2026
29 C
Semarang

Pengurus DPD Kota Semarang Periode 2025-2026 Resmi Dilantik, Wali Kota Agustina Wilujeng Apresiasi Kiprah LDII dalam Merawat Toleransi

Berita Terkait

SEMARANG – Pengurus DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kota Semarang periode 2025-2030 resmi dilantik hari ini, Sabtu 25 April 2026 di Hotel Grasia.

Acara pelantikan dibarengi dengan kegiatan peningkatan SDM pengurus dengan tema “Membumikan Toleransi Menuju Kota Semarang yang Semakin Inklusif”.

Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti Ketua MUI Kota Semarang Prof Moh Erfan Soebahar.

Kemudian Ketua FKUB Kota Semarang Mustam Aji, Kepala Badan Kesbangpol Kota Semarang Bambang Pramusinto, dan sejumlah pimpinan Ormas.

Agustina Wilujeng Pramestuti mengapresiasi kontribusi LDII dalam merawat kerukunan dan toleransi di Kota Semarang.

Menurutnya, prestasi menjadi kota toleran nomor 3 setelah Salatiga dan Singkawang ini merupakan kerja keras bersama.

“Kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak termasuk LDII yang telah merawat dan menjaga toleransi di Kota Semarang ini,” katanya.

Dengan terjaganya toleransi, lanjut Agustina, bisa berdampak positif untuk kemajuan Kota Semarang.

“Dengan toleransi yang terawat, bisa menjadi basis pembangunan sektor ekonomi,” ucapnya.

Pihaknya berharap, LDII bisa terus menunjukkan kontribusi nyata untuk kemajuan Kota Semarang.

“Harapannya untuk LDII bisa mendukung pembangunan daerah, jadi pelopor dakwah yang menyejukkan, terus membangun komunikasi yang harmonis antar umat beragama,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPD LDII Kota Semarang terpilih, Sunarto menerangkan jika tema yang dipilih menjadi semangat organisasinya untuk terus merawat toleransi.

“Ini tugas kita semua untuk merawat toleransi. Selain itu, bu wali juga menyinggung soal tugas ketahanan pangan dan lingkungan hidup. Kita akan libatkan seluruh anggota dari bawah untuk merealisasikannya,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng para generus LDII untuk merealisasikan sejumlah program kerja nanti.

“Generasi muda kita akan libatkan, karena mereka yang akan memegang estafet kepemimpinan organisasi nantinya. Jadi ini juga akan menjadi kaderisasi juga,”tutupnya.

Berita Terkait

spot_img

Berita Terbaru